SYDNEY, BUKAMATA - Sabtu, 22 Mei 2021. Di Rotari Park, Riverwood, Sydney, sekira 50 orang berkumpul. Mereka adalah warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Australia. Tergabung dalam Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sydney, New South Wales, Australia.
Salah seorang warga KKSS Sydney, Haidir Fitra Siagian melaporkan dari Riverwood, NSW, Australia, para warga KKSS itu berdatangan dari segala penjuru Sydney. Bahkan ada dari luar kota. Sengaja datang untuk menghadiri halalbihalal yang dihelat KKSS Sydney. KKSS Sydney, bukan hanya mengakomodasi warga Sulsel semata, tapi juga warga Sulawesi Barat yang baru beberapa tahun lalu secara administratif berpisah dari Sulsel.
Di dalam halal bihalal itu, juga dihidangkan kuliner khas Bugis dan Mandar. Ada ongol-ongol sagu dari Luwu, ada jalangkote, juga ada kambeng-kambeng. "Ada pula sayur lontong Medan," ungkap Haidir.
Baca Juga :
Pada kesempatan itu, Ketua KKSS Sydney, Firdaus Muis, mengatakan, acara sengaja digelar untuk mengeratkan tali silaturahmi dan persaudaraan sesama warga. Kegiatan ini kata dia, memang sudah rutin dilaksanakan setiap tahun.
"Kecuali tahun lalu, karena adanya pembatasan disebabkan pandemi Covid-19," jelasnya.
Tampil membawakan hikmah halalbihalal, Ustaz Dr. H. Amin Hady, Lc., Imam Masjid Zedlan Sydney dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Australia. Dalam paparannya, Ustaz Amin mengatakan, bulan Ramadan adalah bulan pendidikan. Semua amalan yang dilakukan selama Ramadan kata dia, harus diimplementasikan setelah selesai melaksanakan ibadah puasa.
Dia juga menjelaskan, ada tiga hikmah kesabaran yang dibangun dari puasa Ramadan. "Pertama, jalin silaturahmi kepada orang yang memutus silaturahmi kepadamu. Kedua, berikan hadiah atau sedekah yang baik kepada orang yang kikir padamu. Ketiga, maafkanlah seseorang yang menyimpan dendam kepadamu," terangnya.