MAKASSAR, BUKAMATA - Wali kota Makassar Ramdhan "Danny" Pomanto menguak fakta mencengangkan soal adanya pungutan liar yang dilakukan oleh oknum di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar. Hal ini diungkap oleh Danny, usai melakukan sidak di kantor tersebut.
Menurut Danny, berdasarkan laporan yang diterimanya, setiap proses penandatanganan berkas di Disdik Makassar, ada oknum yang meminta biaya hingga Rp 2 juta.
"Laporan yang saya dapat sebelumnya, bahwa setiap tanda tangan itu harus bayar dua juta. Itu laporannya, sehingga saya baru cek, tapi itu bukan jaman Ibu Nielma, bukan jaman sekarang, tadi saya coba sidak, saya tidak temui itu," katanya.
Danny menyebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, pungli tersebut diberlakukan kepada seluruh pihak yang melakukan pengurusan di Disdik Makassar, mulai dari Guru, Kepala Sekolah termasuk dari kalangan Kontraktor.
Meski laporan diterima baru-baru ini, kata Danny, praktek pungli di Disdik Makassar ini sudah berlangsung lama, khususnya saat dirinya tidak menduduki posisi sebagai orang nomor satu di Kota Makassar.
"Saya cuma dapat laporan itu akhir-akhir ini, maksudnya menjelang saya dilantik masuk semua laporan. (Kalau praktek) sudah lama, pada saat kita sudah tidak ada (tidak menjadi Walikota)," ungkapnya.
Atas laporan tersebut, menurut Danny, pihaknya akan memberlakukan sistem virtual dalam pengurusan dokumen di Disdik Makassar, termasuk dalam proses penandatanganan berkas. "Saya akan mengambil tindakan bahwa semua pakai virtual saja, termasuk tanda tangan, tanda tangan virtual saja," jelasnya.
Selain itu, ungkap Danny, pihaknya juga akan melakukan resetting total di Dinas Pendidikan Kota Makassar. Sehingga, hal-hal seperti ini tidak terulang di kemudian hari. "Sengaja saya sampaikan ke teman-teman media, inilah situasinya kenapa harus resetting secara total," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar
-
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K Telkomsel MHM 2026
-
Sapi Kurban Presiden di Makassar Bobot 923 Kg, Appi: Bentuk Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat
-
Pemkot Makassar Matangkan RKPD 2027, Fokus Layanan Dasar Masyarakat
-
Wali Kota Appi Bawa Makassar Raih Penghargaan Pendidikan Nasional, Perhatian Anak Putus Sekolah dan Pendidikan di Kepulauan