MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 7 Mei 2021. Malam itu, sekira pukul 20.10 Wita. Ade Purbaya (26) bersama istrinya, baru saja pulang berbelanja di Mall Panakkukang. Dia lalu ke depan mal, tepatnya di Jl Boulevard, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, tempat kendaraanya diparkir.
"Priit" seorang juru parkir (jukir), membunyikan pluit. Ade lalu merogoh kantong. Mengeluarkan uang Rp2000. Uang kertas itu pun disodorkan ke jukir bernama Andi Kasmar (19) itu.
"Tambah Rp3000," ujar remaja yang sebagian rambutnya pirang itu.
Ade pun mempertanyakan dasar dia harus menambah Rp3000. Baginya Rp2000 sudah cukup. Apalagi, tak ada karcis.
Bukannya menjawab, Andi Kasmar justru melayangkan bogem mentah tiga kali ke wajah Ade. Pukulan itu mengenai dahi dan bibir. Ade sempat terjatuh hingga sikunya lecet.
Tak menunggu lama, Ade langsung ke Mapolsek Panakkukang, melaporkan penganiayaan yang dialaminya.
Pada pukul 20.30 Wita, Unit Resmob Polsek Panakkukang dipimpin Panit II Reskrim Polsek Panakkukang, Ipda Fahrul sedang melakukan patroli di sekitar TKP, ketika mendapat laporan korban. Lalu mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku ke Mapolsek Panakkukang. Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya.
Penulis: Noer
TAG
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur