Aswad Syam
Aswad Syam

Kamis, 29 April 2021 10:25

Ini Temuan KPK Usai Menggeledah Ruang Kerja dan Rumah Dinas Azis Syamsuddin

Ini Temuan KPK Usai Menggeledah Ruang Kerja dan Rumah Dinas Azis Syamsuddin

Empat titik digeledah KPK. Dua di antaranya, ruang kerja dan rumah dinas Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin. Ini yang ditemukan.

JAKARTA, BUKAMATA - Ada empat lokasi yang digeledah KPK. Di antaranya, ruang kerja dan rumah dinas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Penggeledahan itu terkait dengan kasus suap penyidik KPK dari Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Kamis (29/4/2021) mengatakan, penggeledahan digelar Rabu, 28 April 2021.

"Adapun empat lokasi tersebut yakni salah satu ruang kerja Wakil Ketua DPR RI di gedung DPR RI dan Rumah Dinas Wakil Ketua DPR RI. Sedangkan dua lokasi lainnya adalah apartemen dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini," imbuh Ali.

Usai menggeledah empat lokasi, KPK menemukan bukti-bukti terkait dengan perkara berupa dokumen dan barang. Namun, KPK tak menjelaskan apa saja bukti-bukti yang dimaksud.

"Dalam proses penggeledahan, ditemukan dan diamankan bukti-bukti diantaranya berbagai dokumen dan barang yang terkait dengan perkara," ungkapnya.

Bukti-bukti tersebut kata Ali, akan diproses lebih lanjut. KPK juga mengajukan penyitaan bukti tersebut untuk melengkapi berkas perkara.

"Selanjutnya bukti-bukti ini akan segera dilakukan analisa mendalam serta verifikasi untuk segera diajukan penyitaan sebagai bagian dalam berkas perkara dimaksud," katanya.

Seperti diketahui, Azis diketahui sempat disebut di kasus suap penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai. Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan Azis Syamsuddin memperkenalkan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial ke penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

AKP Robin dijerat KPK usai diduga menerima Rp1,3 miliar dari Rp1,5 miliar yang dijanjikan M Syahrial selaku Wali Kota Tanjungbalai. Pemberian uang itu dimaksudkan agar AKP Robin mengurus perkara dugaan korupsi di KPK yang diduga menjerat Syahrial.

#KPK