JAKARTA, BUKAMATA - Kalangan akademisi menilai, Dewan Riset Nasional dibubarkan dan Kemenristek dihilangkan, akan menimbulkan Indonesia tertinggal dengan negara-negara lain lebih jauh lagi.
Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju terus mencuat belakangan. Sejumlah nama tokoh akan diganti dan sebagian calon pengganti sudah dihubungi mengisi jabatan menteri untuk kementerian baru dan reshuffle. Bagaimana perkembangan kementerian baru dan rencana reshuffle kabinet di tengah pandemi COVID-19?
Menjawab itu, Narasi Institute akan menggelar zoominari. Temanya, "Menimbang Kementerian Baru dan Reshuffle Kabinet di Tengah Pandemi".
Dipandu Founder Narasi Institute, Hidayat Matnoer, dengan co-host ekonom Fadhil Hasan, zoominari akan digelar Jumat, 23 April 2021 mendatang. Pukul 15.00-selesai lewat aplikasi zoom.
Zoominari ini akan menampilkan beberapa pakar. Yakni, Prof Sopian Effendi (Guru Besar Universitas Gajah Mada), Donny Gahral Adian (Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden),
Djayadi Hanan (Direktur Eksekutif Lembaga Survey Indonesia (LSI)), Rocky Gerung (Pengamat Sosial), dan Refly Harun (Ahli Hukum Tata Negara).
Bagi yang ingin bergabung, bisa registrasi di
http://bit.ly/NARASIZOOM . Juga akan live di Narasi Institute Youtube: https://youtu.be/Jk4Qr_sX-jw
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Diminta Bersikap Tegas Tindak Pembakaran Al Quran di Swedia
-
Ekonom: Pandora Papers Sinyal Ada Persoalan Etika Pejabat Publik dan Lemahnya Reformasi Perpajakan
-
Ekonom Achmad Nur Hidayat Sarankan Satgas BLBI tidak Gaduh
-
Pakar: Indonesia Butuh Cara Ekonomi Baru untuk Keluar dari Jebakan Ketimpangan Ekonomi
-
Pakar: Efek Taper Tantrum FED 2021-2022 Tidak Separah 2013, Tapi Tetap Waspada