Redaksi : Selasa, 30 Maret 2021 06:15
Pasangan bomber Katedral, Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna saat berboncengan menggunakan sepeda motor DD 5984 MD.

MAKASSAR, BUKAMATA — Identitas pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar makin terkuak. Ada dua. Mereka suami istri, Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna. Kemarin, jasad keduanya sudah dimakamkan di Pallantikan, Maros, kampung orang tua Lukman.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers mengatakan, keduanya ada murid pada pengajian yang sering dibawakan Rizaldy, seorang terduga teroris yang ditembak mati 6 Januari 2021 lalu di Vila Mutiara, Makassar.

Bahkan, sekira tiga bulan sebelum ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap Densus 88, Rizaldy sempat menikahkan pasangan bomber Katedral, Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna.

Rizaldy dan saudaranya yang ditangkap di Gowa, Zulfikar, merupakan jaringan teroris JAD, yang pada 2019 lalu meledakkan bom di gereja Jolo, Filipina.

"Hari ini kita pastikan terkait dengan identits pelaku, berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan inafis dan DNA labfor, maka identik bahwa pelaku laki-laki betul berinisial L. Ini kita cocokkan dengan keluarganya," ungkap Kapolri.

Lanjut Jenderal Sigit, sedangkan perempuan Yogi Sahfitri Fortuna merupakan istri Lukman. Dan sudah diidentifikasi. Hasilnya, identik dengan sidik jari yang didapatkan.

Kapolri juga membeberkan, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri bersama istrinya, Lukman ini sempat meninggalkan surat wasiat kepada orang tuanya. "Isinya mengatakan yang bersangkutan berpamitan dan siap untuk mati syahid," ucapnya.

Bom bunuh diri itu dilakukan Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna alias Dewi pada Minggu, 28 Maret 2021. Keduanya sempat hendak menerobos masuk ke halaman gereja Katedral Makassar. namun dihalangi seorang sekuriti bernama Kosmos. Saat itulah keduanya meledakkan diri di atas sepeda motor Honda matic oranye, DD 5984 MD.

Penulis: Maulana