MAKASSAR, BUKAMATA - Senin, 29 Maret 2021. Sehari setelah ledakan bom bunuh diri di pintu masuk pagar Gereja Katedral Makassar, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, menggeledah sebuah rumah di Jl Tinumbu Makassar.
Diduga, rumah tersebut milik LL, pelaku aksi bom bunuh diri. LL sendiri teridentifikasi setelah potongan kepalanya ditemukan di atap sebuah bangunan di samping gereja. Potongan kepala itu lalu dibawa ke RS Bhayangkara. Dari hasil penelusuran akhirnnya diketahui kalau pemilik kepala itu adalah LL.
LL diduga sebagai pembonceng. Dia naik sepeda motor bersama seorang wanita. Tubuh LL ditemukan melengket di sepeda motor Honda matic oranye DD 5984 MD. Sedang wanita yang diboncengnya, hancur berserakan. Sehingga menyulitkan identifikasi.
Mengenai kabar penggeledahan rumah LL, dibenarkan Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriadi Idrus. Penggeledahan tersebut dilakukan Densus untuk mencari bukti-bukti lain terkait aktivitas LL dalam jaringan Jemaah Anshorut Daulah (JAD).
Kapolri Jendera Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungannya ke TKP malam tadi mengatakan, pelaku diduga merupakan jaringan JAD. Masih satu kelompok dengan terduga teroris yang diamankan Densus 88 pada Januari 2021 lalu di Vila Mutiara dan di Gowa. Mereka adalah jaringan pengebom gereja di Jolo, Filipina.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minggu, 28 Maret 2021, sekira pukul 10.20 Wita, pengendara sepeda motor meledakkan diri di pintu masuk pagar Gereja Katedral Makassar Jl Kajaolalido. Pengendara motor hendak menerobos masuk ke dalam gereja, namun ditahan seorang sekuriti bernama Cosmos.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selain di Polsek Astana Anyar, Ini 5 Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi 10 Tahun Terakhir
-
Mantan Narapidana Teroris: Ada Rasa Kecewa yang Jadi Pemicu Bom Bunuh Diri
-
Pimpin Apel Pagi, Ini Penekanan Danyon Brimob Bone
-
Dewan Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
-
Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kapolri : Mantan Napi Teroris