Redaksi
Redaksi

Senin, 29 Maret 2021 00:15

Kapolri bersama Panglima TNI, didampingi Kapolda Sulsel, dan Pangdan XIV Hasanuddin di lokasi bom bunuh diri.
Kapolri bersama Panglima TNI, didampingi Kapolda Sulsel, dan Pangdan XIV Hasanuddin di lokasi bom bunuh diri.

Polisi Amankan 4 Terduga Teroris di Bima, Terkait Bom Katedral Makassar

Empat terduga teroris dibekuk di Bima. Diduga terkait bom Katedral Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Pasca bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulsel, polisi melakukan pengembangan. Hasilnya, polisi menangkap 4 orang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, hari ini pihaknya sudah mengamankan sekitar 4 orang di wilayah Bima, NTB.

"Mereka kita amankan, karena terkait dengan kelompok teror," katanya.

Hal tersebut juga terkait perintah tegas dari Presiden Jokowi kepada Kapolri untuk mengusut bom bunuh diri ini hingga tuntas.

Dua orang pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pagi tadi, Minggu, 28 Maret 2021, tewas di lokasi dan mengakibatkan 19 orang warga turut menjadi korban.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang tiba di Makassar, didampingi Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam dan Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Sumangerukka, langsung menuju ke lokasi bom bunuh diri di Jalan Kajoalido, Kecamatan Ujung Pandang.

"Ledakan bom yang mengakibatkan 2 orang yang diduga pelaku meninggal dunia dan kurang lebih 19 jamaat luka-luka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, malam tadi.

Terkait dengan identitas pelaku yang sudah diidentifikasi sebut Kapolri berinisial LL, yang merupakan berasal dari kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang awal bulan Januari lalu berhasil ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri.

"Yang bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu lalu telah kita amankan, kelompok ini tergabung atau terkait dengan kelompok yang pernah melaksanakan kegiatan operasi di Jolo, Filipina tahun 2018," jelasnya.

Kapolri menuturkan proses identifikasi terhadap para pelaku telah dilaksanakan dengan memeriksa DNA pelaku bom bunuh diri

"Jadi inisial pelaku kita sudah dapatkan. Sekarang sedang kami tindaklanjuti. Dengan melaksanakan pemeriksaan DNA yang bersangkutan untuk bisa kita pertangungjawaban secara ilmiah. Hari ini untuk inisial pelaku sudah tuntas," paparnya.

Penulis: Maulana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bom bunuh diri