MAKASSAR, BUKAMATA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, menemukan lima peluru saat menggeledah rumah kontrakan pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Jl Kajaolalido Makassar, Sulsel, Senin, 29 Maret 2021.
Peluru tersebut ditemukan di sebuah kamar, di depan kontrakan pelaku di Jalan Tinumbu, Lorong 132, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Kamar tersebut dihuni pasangan suami istri, S dan istrinya. Itu diungkap Ketua RT setempat, Ismail.
Ismail bilang, saat ini dirinya tak mengetahui keberadaan S. Saat penggeledahan, di kamar hanya ada istri S. "Tapi istrinya sekarang tidak tahu di mana, tadi ke depan," sebutnya.
Di rumah kontrakan bomber Katedral, LL, petugas memasang garis polisi. Rumah orang tua L yang tak jauh dari lokasi, juga tak luput dari pemeriksaan polisi.
"Orang tua L kan ada di depan tinggal. Dia pindah ke sini sama istrinya," lanjutnya.
Penggeledahakn berlangsung sejak pukul 10.30 Wita. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan mengatakan, penggeledahan tersebut untuk mencari pelaku lain yang terhubung dengan insiden bom bunuh diri ini.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selain di Polsek Astana Anyar, Ini 5 Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi 10 Tahun Terakhir
-
Mantan Narapidana Teroris: Ada Rasa Kecewa yang Jadi Pemicu Bom Bunuh Diri
-
Pimpin Apel Pagi, Ini Penekanan Danyon Brimob Bone
-
Dewan Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
-
Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kapolri : Mantan Napi Teroris