MAKASSAR, BUKAMATA - Sepeda motor Honda oranye DD 5984 MD yang digunakan bomber Katedral Makassar, ternyata atas nama wanita berinisial HS. Tinggal di Pampang. Polisi lalu mendatangi AK, adik HS yang merupakan honorer DPRD Sulsel.
Dari keterangan AK, sepeda motor tersebut sudah ditarik debt collector sejak 2015 lalu. Sehingga sudah berpindah tangan dan tidak lagi di bawah penguasaan HS.
Sepeda motor itu teronggok di pintu masuk Gereja Katedral Makassar Jl Kajaolalido. Sudah hangus. Jasad si pelaku pria masih menempel di sepeda motor. Kepalanya terlempar ke atap bangunan di samping gereja. Sedang si perempuan, hancur berantakan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan mengatakan, si pria sudah teridentifikasi. Inisialnya LL. Sedang si wanita, belum. Pasalnya jasadnya hancur.
Tadi malam Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah ke lokasi. Katanya, pelaku teridentifikasi sebagai jaringan JAD. Satu jaringan dengan yabg digerebek di Villa Mutiara Jajuari 2021 lalu. Mereka kelompok pengebom gereja di Jolo, Filipina.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selain di Polsek Astana Anyar, Ini 5 Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi 10 Tahun Terakhir
-
Mantan Narapidana Teroris: Ada Rasa Kecewa yang Jadi Pemicu Bom Bunuh Diri
-
Pimpin Apel Pagi, Ini Penekanan Danyon Brimob Bone
-
Dewan Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
-
Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kapolri : Mantan Napi Teroris