Redaksi
Redaksi

Minggu, 28 Maret 2021 16:54

Lokasi ledakan di depan Gereja Katedral Jl Kajaolalido Makassar.
Lokasi ledakan di depan Gereja Katedral Jl Kajaolalido Makassar.

Pagi Jahanam di Jantung Makassar

Teror itu menyerang jantung Kota Makassar. Di area kilometer nol, Karebosi. Tepatnya di depan Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Di area kilometer nol Kota Makassar hari itu, Minggu, 28 Maret 2021, tampak tenang. Beberapa warga melakukan jogging di area lapangan Karebosi.

Di Jl Kajaolalido, ramai warga melintas. Ada beberapa pesepeda. Juga pemotor. Sementara, di dalam Gereja Katedral, misa gelombang pertama baru saja usai. Jarum jam sudah menunjuk pukul 10.20 Wita, ketika Wenty dan empat temannya melangkah keluar dari dalam gereja.

Di pintu gerbang, mereka menyapa Pak Kosmos, sekuriti gereja yang tengah berjaga. Wenty (32) dan temannya sementara menunggu ojek untuk pulang, ketika melihat sebuah sepeda motor Honda matic berwarna oranye, hendak masuk ke dalam gereja. Ada dua orang di atas motor.

Namun, sepeda motor itu diadang Pak Kosmos, sang sekuriti. "Gak boleh masuk pak," ujarnya.

Pemotor berpelat DD 5984 MD, tetap berkeras untuk masuk. Saat cekcok itulah tiba-tiba sebuah ledakan keras disertai kobaran api dari pengendara motor itu.

Kejadiannya sangat cepat. Tubuh pengendara motor itu hancur. Serpihan tubuhnya berserakan. Pak Kosmos juga terluka. Pria berusia 50 tahun itu terluka di bagian leher, dada, muka, dan tangan dan kaki kiri.

Kosmos sempat dilarikan ke RS Stella Maris, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara. Jhon, adik Kosmos mengatakan, kondisi kakaknya sudah membaik.

Sementara itu, Wenty juga terluka di bagian paha. Telinga kirinya juga mengalami gangguan pendengaran, akibat kerasnya suara ledakan.

Pastor Gereja Katedral Makassar, Romo Wilhelmus Tulak, mengatakan, awalnya dia mengira ledakan itu dari trafo listrik. Peristiwanya saat usai misa pertama. Jemaatnya sudah hendak pulang. "Puji Tuhan, gereja aman," ucapnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk keras aksi bom bunuh diri itu. Jokowi telah meminta Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan pelaku sampai ke akar-akarnya.

"Terkait dengan kejadian aksi terorisme di pintu masuk Gereja Katedral Makassar hari ini, saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan itu sampai ke akar-akarnya," kata Jokowi melalui video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/3/2021).

Jokowi juga memastikan agar para korban ditangani dengan baik. Biaya pengobatan para korban menjadi tanggungan negara.

Sampai saat ini, aparat kepolisian sedang berjaga-jaga di lokasi. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Witnu Urip Laksana, juga tampak di lokasi. Demikian pula Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, turut hadir di TKP.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bom bunuh diri