MAKASSAR, BUKAMATA - Saat itu, sekira 200 jemaat Gereja Katedral Makassar baru saja selesai ibadah. Waktu menunjukkan pukul 10.20 Wita, Minggu, 28 Maret 2021.
Jemaat sebagian sudah beranjak keluar. Ketika ada ppengendara sepeda motor Honda matic berwarna oranye, hendak menerobos masuk ke dalam gereja. Di pintu pagar, tiba-tiba keduanya meledakkan diri.
Tampak serpihan potongan daging manusia, bertebaran di mana-mana. Selain itu, beberapa jemaat terluka.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana mengatakan, ada sekira tujuh orang korban luka. Ada tiga dilarikan ke RS Stella Maris. Sedangkan empat lainnya dibawa ke RS Pelamonia Makassar.
Mereka yang dirawat di RS. Stella Maris Makassar masing-masing, Kosmos, pria berumur 52 tahun. Dia mengalami Luka bagian leher, dada, muka, dan tangan dan kaki kiri.
Yang lainnya, Dg. Tomppo (60), yang merupakan sekuriti. Dia mengalami luka di bagian perut dan kepala. Ada pula, perempuan Angel (19), mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.
Sedangkan yang dirawat di RS Pelamonia ada 4 orang. Mereka adalah Marla (64), mengalami luka pada paha sebelah kiri dan mata kaki sebelah kiri akibat serpihan.
Ada pula Jibril Jackwell Naparo (7), mengalami luka pada betis kiri akibat serpihan. Lalu ada Toretto Bento Araujo (6) luka pada betis sebelah kiri bagian belakang akibat serpihan. Kemudian Mikail Alexandro Navas (2), terkena percikan darah pada bagian muka.
Penulis: Maulana
TAG
BERITA TERKAIT
-
Selain di Polsek Astana Anyar, Ini 5 Bom Bunuh Diri di Kantor Polisi 10 Tahun Terakhir
-
Mantan Narapidana Teroris: Ada Rasa Kecewa yang Jadi Pemicu Bom Bunuh Diri
-
Pimpin Apel Pagi, Ini Penekanan Danyon Brimob Bone
-
Dewan Kecam Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar
-
Polri Ungkap Identitas Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Kapolri : Mantan Napi Teroris