Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Tindakan China merupakan balasan karena AS dan Kanada menjatuhkan sanksi sepihak pada individu dan entitas di Xinjiang
BUKAMATA - China mengumumkan sanksi terhadap individu dan entitas AS dan Kanada pada hari Sabtu, untuk membalas tindakan serupa oleh kedua negara tersebut baru-baru ini.
Menurut pengumuman juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Amerika Serikat dan Kanada menjatuhkan sanksi sepihak pada individu dan entitas yang relevan di Xinjiang pada 22 Maret, berdasarkan rumor dan informasi yang tidak benar.
Sebagai tanggapan, pihak China juga memutuskan untuk memberikan sanksi. Mereka yang terdampak adalah Ketua United States Commission on International Religious Freedom (USCIRF) Gayle Manchin, Wakil Ketua USCIRF Tony Perkins, Anggota Parlemen Kanada Michael Chong, dan Subkomite International Human Rights of the Standing Committee on Foreign Affairs dan International Development of the House of Commons of Canada.
"Orang-orang yang bersangkutan dilarang memasuki China daratan, Hong Kong dan Makau. Warga serta institusi China dilarang berbisnis dengan individu yang relevan dan melakukan transaksi dengan entitas terkait," kata pengumuman itu.
Sementara itu, sanksi China sebelumnya terhadap individu AS yang telah secara serius merusak kedaulatan dan kepentingan China pada masalah terkait Xinjiang, juga tetap berlaku.
Pemerintah Tiongkok mengatakan akan tetap menjaga kedaulatan nasionalnya, kepentingan keamanan dan pembangunannya.
"Mereka harus menghentikan manipulasi politik pada masalah terkait Xinjiang, berhenti mencampuri urusan dalam negeri China dalam bentuk apa pun dan menahan diri untuk tidak melangkah lebih jauh ke jalan yang salah. Jika tidak, jari mereka akan terbakar," kata pengumuman itu.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46