Redaksi : Jumat, 26 Maret 2021 12:19
Ilustrasi

SUMBAWA, BUKAMATA - Di Pantai Pasir Putih, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), jasad Aliyawati (29) ditemukan tergeletak oleh seorang warga.

Ada luka sayatan pada leher sebelah kiri dan kanan. Juga luka robek akibat sabetan senjata tajam pada punggung kiri.

Sedangkan suaminya menghilang. Baru saat dicari polisi, Rafi’i akhirnya menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya ke Polres Sumbawa Barat.

Dia mengaku membunuh istrinya di kediaman mereka di Desa Beru, Kecamatan Brangrea, Kabupaten Sumbawa Barat. Alasan Rafi'i, istrinya selingkuh.

Namun, motif itu dibantah keluarga istri. Menurut keluarga korban, Rafi'i dan istrinya memang selalu cekcok. Dan saat cekcok, Rafi'i memang beberapa kali mengancam untuk membunuh istrinya.

Bahkan, sebelum menghabisi nyawa Aliyawati, Rafi’i sudah menyiapkan surat perceraian dengan disaksikan kedua keluarga.

"Namun Rafi’i tetap tega menghabisi nyawa Aliyawati secara tidak manusiawi, dan membuang jasadnya ke pantai," ujar salah seorang keluarga korban.

Nyawa korban berakhir di ujung pisau dapur yang ditusukkan Rafi’i. Lalu, jasad sang istri dibuang ke pantai.

Kini, Rafi’i diamankan di Mapolres Sumbawa Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan disidik lebih lanjut.