Ulfa : Jumat, 05 Maret 2021 17:29
Korban semasa hidup. IST

BUKAMATA - Refi Purnomo (23), kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya usai membunuh wanita berinisial M (17) di sebuah hotel di Kota Kediri.

Mulanya, pelaku dan M berkomunikasi melalui aplikasi MiChat. Korban berkomunikasi menggunakan HP milik D, pacar sekaligus muncikarinya.

Dari komunikasi tersebut, korban mematok harga Rp 700 ribu untuk sekali kencan. Tarif tersebut kemudian disanggupi Refi. Keduanya lalu janjian untuk bertemu di sebuha hotel di Kota Kediri.

Setelah bertemu, keduanya lalu melakukan hubungan suami istri. Namun tiba-tiba, pelaku dan korban terlibat cekcok.

Korban bahkan sempat melawan sehingga pelaku melumpuhkan, dan akhirnya membunuh perempuan cantik tersebut dengan pisau yang sudah ia bawa dari rumahnya.

"Pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara dibekap, dicekik lehernya lantaran korban berteriak. Pelaku kemudian menusuk punggung korban hingga tembus di pangkal leher korban," kata Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Verawaty.

Verawaty menjelaskan, kejadian ini dipicu karena masalah tarif kencan. Sebab saat keduanya berkomunikasi, tarif yang disetujui yakni Rp 700 ribu. Namun setelah berhubungan, ternyata pelaku hanya memiliki uang Rp 300 ribu.

"Nah dari situ sehingga terjadilah pertengkaran yang berakibat tewasnya korban," bebernya.

Refi Purnomo yang merupakan warga Tuban, ternyata baru saja tinggal di Kabupaten Kediri bersama istrinya. Keseharian RP adalah penjual barang secara online.