Redaksi : Jumat, 05 Maret 2021 13:06
AI, pelaku penikaman, kamar tempat penikaman serta pisau yang digunakan untuk menikam.

MAKASSAR, BUKAMATA - Di depan polisi, AI (19), pelaku pembunuhan terhadap selebgram AP (20), mengaku sakit hati. Pasalnya, dia sudah beberapa kali berhubungan badan dengan korban, kemudian korban mengatakan kalau dia hanya main-main. Dia pun menghabisi selebgram dengan 16 ribu followers itu.

AI mengaku berkenalan dengan korban lewat media sosial instagram. Lalu lanjut bertukar nomor ponsel. Selanjutnya, korban dan pelaku bertemu dan melakukan hubungan suami istri.

Keduanya sudah kerap melakukan hubungan badan. Dan saat kesekian kalinya berhubungan badan, korban mengatakan ke pelaku kalau dia hanya sebatas bermain-main.

Lalu, pada saat korban mengajak bertemu kembali, korban langsung meniatkan menghabisi korban. Dia membawa pisau dapur dari rumahnya, selanjutnya korban mengajak pelaku menuju Wisma Topaz Panakkukang, Makassar.

Usai check in pada pukul 03.41 Wita, resepsionis Roni mengarahkan keduanya ke kamar 214 di lantai 2. Di dalam kamar, keduanya berbincang. Kurang lebih satu jam mereka berbincang. Saat itu, korban sudah menanggalkan seluru pakaian. Sedang pelaku baru setengah bugil. Pada saat korban lengah, pelaku pun langsung melampiaskan dendamnya dengan cara menikam dada korban berulang kali.

Korban kemudian lari turun ke resepsionis. Itu sekira pukul 05.01 Wita. Di depan resepsionis, AP meminta tolong. Dia mengaku ditikam seorang wanita teman satu kamarnya.

AP sempat dilarikan ke RS Bhayangkara. Sayang, nyawanya tak tertolong. Sementara itu, pelaku terekam CCTV, hilir mudik dan masuk ke kamar 210. Di bagian belakang tubuhnya terselip sebilah pisau. Diduga senjata tajam itulah yang menghabisi nyawa AP.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pelaku sudah ditangkap saat bersembunyi di kamar salah seorang tamu.

Awalnya kata Kapolrestabes, anggota Resmob Polrestabes Panakkukang, yang dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Fahrul sekitar pukul 05.00 Wita mendapatkan informasi bahwa terjadi penikaman di Jl Topas Raya, tepatnya di Wisma Topaz, selanjutnya menuju TKP.

Anggota membawa korban ke RS Bhayangkara. Selanjutnya, anggota melakukan penyelidikan berdasarkan CCTV di TKP, lalu melakukan penyisiran terhadap pelaku yang sudah diketahui ciri-cirinya. Pelaku berhasil diamankan di salah satu kamar kosong beserta barang bukti pisau dapur yang disembunyikan di toilet kamar sebelah, yang digunakan pelaku. Selanjutnya, pelaku diamankan menuju Posko Resmob Panakkukang guna dilakukan proses interogasi lebih lanjut.

Hasil interogasi kata Kapolrestabes, pelaku AI mengakui perbuatannya. Pelaku meniatkan membawa pisau dapur dari rumah, lalu menyembunyikannya di belakang celana. Lalu mereka sempat bertemu di salah satu minimarket, kemudian ke Jl Boulevard, selanjutnya korban bersama pelaku bersama-sama menuju Wisma Topaz.

"Bersama pelaku, turut diamankan barang bukti berupa, satu buah pisau dapur, satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna ungu DD 3774 RU milik korban, 1 unit handphone iPhone 6 warna gold milik korban, 1 unit motor Smash merah DD 3684 QL milik pelaku, 1 unit handphone vivo ungu milik pelaku, dan 1 buah dompet warna hitam diduga milik korban," ujar putra Kapolri ke-24 ini.

Penulis: Maulana