BUKAMATA - M Firman Z, pria berusia 22 tahun ini nekat membacok mantan pacarnya, RF (21) hingga mengalami luka robek di bagian kepala belakang.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Undaan Wetan, Surabaya. Saat itu, korban berangkat kerja di salah satu rumah sakit di kawasan Undaan Wetan dengan berjalan kaki.
Wanita itu tiba-tiba dihentikan oleh pelaku yang mengendarai motor. Firman kemudian mengajak korban untuk balikan pacaran, tapi ditolak.
Seketika terjadi cek-cok. Pelaku kemudian mengambil senjata tajam di tasnya, dan dibacokkan ke kepala bagian belakang korban
Setelah membacok korban, pelaku melarikan diri dengan melawan arus. Sementara korban yang kesakitan, ditolong warga hingga kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan penyelidikan dan olah TKP. Setelah mendapat petunjuk, polisi mengejar pelaku ke Kota Kediri, Bojonegoro dan Tuban.
"Kami mengejar pelaku hingga tiga hari. Kami dapat informasi jika tersangka bersembunyi di rumah kerabatnya di daerah Kecamatan Njenu, Kabupaten Tuban. Langsung kita kejar ke sana dan berhasil kita amankan," kata Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Sutrisno.
Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku sangat mencintai korban. Ia mendatangi korban waktu itu karena ingin mengajak balikan.
Tapi karena ditolak dan korban sudah tidak suka lagi, akhirnya tersangka naik pitam hingga kemudian membacoknya. "Motifnya memang karena asmara," tandas Sutrisno.
TAG
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur