Redaksi : Rabu, 10 Februari 2021 12:54
Ilustrasi

PAPUA, BUKAMATA - Rusman (40) masih sempat berlari usai ditikam enam orang tak dikenal. Namun tak lama. Tukang ojek asal Pangkep, Sulsel, itu pun rubuh kehabisan darah.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal membeberkan, kejadiannya, Selasa, 9 Februari 2021 petang. Saat itu, korban sedang mengantarkan penumpang ke Ilaga. Di tengah perjalanan pulang, ia dicegat orang tak dikenal. Ada enam orang.

Saat itu, korban langsung ditikam. Korban sempat melarikan diri. Namun, kemudian terjatuh karena kehabisan darah. Korban pun meninggal dunia.

Menerima laporan tindak kejahatan tersebut, aparat Polres Puncak segera mendatangi lokasi. Namun, kehadiran polisi disambut tembakan. Diduga tembakan itu dari kelompok kriminal bersenjata (KKB). Demikian pula enam pelaku penusukan. Diduga dari KKB.

Saat ini lanjut Kamal, ada sekitar 120 personel polisi di sekitar tempat kejadian. Kamal menduga, polisi memerlukan tambahan pasukan hingga 500 personel untuk memukul mundur KKB.

Jasad korban pun berhasil dievakuasi. Jasad korban diterbangkan ke Timika sebelum ke kampung halaman korban di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, untuk dikebumikan.

Sebelumnya, seorang warga pendatang asal Makassar, Darwis (32), juga tewas ditembak. Diduga pelakunya dari KKB.