MAMUJU, BUKAMATA - Tim Medis PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, berhasil masuk di kawasan pengungsian yang terisolir. Yaitu, di wilayah Tapalang Barat, Mamuju, Sulbar.
Koordinator Tim Medis Pemkab Luwu, Qiva Dhaniar melaporkan, mereka berhasil menembus kawasan terisolir bersama relawan dari KNPI Sulsel.
"Yang paling membuat terharu, ketika kami berhasil membuka jalur yang tertutup dari akses kendaraan roda empat karena longsor," beber Qiva, Jumat (22/1/2020).
Di laman Facebook pribadinya, Qiva Dhaniar menceritakan, Tim Medis 119 Luwu dan Tim Kesehatan KNPI Sulsel, tanpa berpikir untuk mundur menembus tenda pengungsi yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.
"Tanpa makan siang, alhamdulillah tabarakallah, kami bisa. Dan masyarakat sangat antusias menyambut kami sampai kami kewalahan dan melayani tembus jam 11 malam. Masya Allah," ungkapnya.
Qiva berharap, semua relawan medis dan yang mendistribusikan logistik akses ke Kecamatan Tappalang Barat, mendapat berkah dari Allah dan bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Mamuju.
Hingga saat ini, Tim Medis PSC 119 Luwu, masih berjibaku dengan layanan kesehatan untuk warga Mamuju yang terimbas akibat musibah bencana alam gempa M 6,2 pada Jumat dini hari pekan lalu itu.
BERITA TERKAIT
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga : Polisi di Sulbar Ditangkap Gegara Pakai Narkoba Sehari Setelah Pemecatan
-
Pikap Seruduk Tenda Korban Gempa, Seorang Pengungsi Koma, Sopir Kabur
-
Penuhi Kebutuhan Pangan Pengungsi Gempa Sulbar, Founder Jurnalis Berbagi Ini Berkebun Sayur di Pengungsian
-
Bantuan Kemanusiaan IKA Unhas Gorontalo Tiba di Sulawesi Barat
-
Bantuan dari Sipirok Sudah Diserahkan ke Korban Gempa Sulbar