PANGKEP, BUKAMATA - Sabtu, 16 Januari 2021. Dua pelaku hipnotis dibekuk. Keduanya adalah Andi Syahril (50) dan Dalita (50). Keduanya dibekuk di Parepare oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pangkep berdasarkan laporan polisi bernomor LP/ B / 21 / I / 2021 / SPKT / RES PANGKEP tertanggal 16 Januari 2021.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto membeberkan kronologinya. Pagi itu, sekira pukul 07.30 Wita, korban sedang berada di depan rumahnya.
Lalu, kedua pelaku dengan mengendarai Brio kuning, mendatangi korban. Keduanya pura-pura meminta tolong agar diantarkan ke Masjid Agung Pangkep, Sulsel. Katanya mau menyumbang.
Setelah sampai di Masjid Agung Pangkep, korban disuruh untuk mengambil air wudu. "Sini emasmu saya pegangkan," ujar Dalita.
Korban menurut. Dia melepas gelang emasnya. Lalu ke tempat wudu. Selesai mengambil air wudu, korban kembali. Namun tak melihat Dalita dan Andi Syahril.
Dia sadar telah dihipnotis. Dia pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pangkep untuk proses hukum lebih lanjut.
Berdasar laporan itu, Unit Resmob Polres Pangkep berkordinasi dengan Tim Unit Resmob Polres Parepare. Dari ciri-ciri kendaraan tim bergerak menuju tempat tinggal salah satu terduga pelaku. Hasil interogasi, pelaku lainnya berhasil diamankan beserta barang bukti.
Pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Pangkep untuk proses hukum lebih lanjut.
Adapun barang bukti yang diamankan, berupa satu unit mobil Brio warna kuning pekat dengan nomor polisi DP 1795 LD yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya. Juga satu buah gelang emas dengan berat 16 gram, serta satu buah dompet warna hitam.
"Salah satu pelaku belum ditemukan yang menguasai 1 buah cincin emas seberat 5 gram hasil penipuan penggelapan dengan modus hipnotis," beber Kompol Suprianto.
Penulis: Maulana
BERITA TERKAIT
-
Tersangka Penipuan dan Pernah Terjerat Kasus Korupsi Masjid, Eks Senator Bahar Ngitung Catat Kekayaan Rp18,9 Miliar
-
Sidang Praperadilan Irman Yasin Limpo, Guru Besar Fakultas Hukum Unhas Tegaskan Ini Ranah Perdata, Bukan Pidana
-
Catut Nama Taspen, Pensiunan ASN di Selayar Jadi Korban Online Scam, Puluhan Juta Raib
-
Laporan Penipuan Turis Terus Meningkat, Layanan Taksi di Jakarta Tertinggi
-
Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman