Menjalin koordinasi di Tanah Rampi: Kala Tradisi Bertemu Harapan Masa Depan
16 Agustus 2026 22:10
Dia merupakan anak pertama yang tidak terselamatkan, sedangkan kedua orang tua dan 2 adiknya selamat.
PINRANG, BUKAMATA - Satu keluarga menjadi korban saat gempa yang terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/21) dini hari. Keluarga yang terdiri dari 5 orang ini diketahui tertimpa bangunan reruntuhan.

Salah satu korban adalah Muhammad Andra Palemba (14). Dia merupakan anak pertama yang tidak terselamatkan, sedangkan kedua orang tua dan 2 adiknya selamat.
Sertu Palemba dan Juhida merupakan warga asli Kabupaten Pinrang. Diketahui Istri dan ketiga anaknya menetap di Parepare karena sang suami pernah tugas di Parepare sebagai Anggota TNI.
Pada saat gempa susulan terjadi, mereka berada di Rusun Makorem 142/Ttg, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Istri Sertu Palemba, Juhida, dan tiga anaknya pergi liburan ke Mamuju.

"Saya sudah ada di Mamuju, baru dua hari mereka disini, sekalian mau liburan juga," singkat Sertu Palemba.
Jenazah Andra Palemba dimakamkan di kampung ibunya di Bulisu, Kelurahan Kassa, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang. Jenazah Almarhum tiba di Pinrang, Sabtu, (16/01/2021) sekitar pukul 01.00 Wita.
"Iye, sudah dimakamkan tadi Sekitar jam 10 pagi," ucapnya Palemba.
Penulis: Junaedi
16 Agustus 2026 22:10
16 Agustus 2026 15:57
16 Agustus 2026 15:50
16 Agustus 2026 15:29