Mengenal Dokter Elvira PNS Pemkot Makassar, Dipercaya Kemenkes Terjun langsung di Aceh
02 Februari 2026 20:17
Tiga korban tewas dari Pinrang. Dari Dusun Menro, Desa Watangpulu, Suppa, Pinrang.
PINRANG, BUKAMATA - Supianto (35), istrinya, Rusni (44), dan putrinya Abida Dania (2), menjadi korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ182, Sabtu, 9 Januari 2021, sekitar pukul 14.45 WIB di Kepulauan Seribu, Jakarta. Mereka berasal dari Dusun Mattagie, Desa Watangpulu, Suppa, Pinrang.
Minggu, 10 Januari 2021, pukul 18.00 Wita, Bhabinkamtibmas Polsek Suppa Aiptu Hasan Basri, mendampingi pihak Jasa Raharja bersama Camat Suppa dan Kades Watangpulu, berkunjung ke rumah duka.
Mereka memberikan dukungan moril agar tabah menerima atas musibah yang terjadi. Sekaligus mengingatkan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Aiptu Hasan Basri membeber kronologi perjalanan, ketiga korban hingga menjadi korban Sriwijaya Air SJ182. Pada 28 Desember 2020, Supianto yang tinggal di Pontianak, datang menjemput anak dan istrinya untuk dibawa ke Pontianak.
Pada 7 Januari 2021, ketiga korban berangkat dari Dusun Menro Desa Watampulu Kecamatan Suppa, menuju Makassar. Dari Makassar lalu terbang ke Jakarta. Di Jakarta, sempat bermalam dua malam untuk menunggu hasil swab test-nya.
Pada 9 Januari 2021, ketiga korban dengan mengendarai pesawat Sriwijaya SJ182, berangkat dari Jakarta ke Pontianak.
Pada saat di atas pesawat sebelum terbang, korban sempat menelepon keluarganya yang ada di Dusun Menro Desa Watampulu, Suppa, Pinrang.
Tidak lama kemudian, terdengar berita pesawat Sriwijaya SJ182 hilang kontak. Setelah itu, anaknya yang di Dusun Menro menelepon orang tuanya. Namun sudah tidak aktif.
Sampai Minggu 10 Januari 2021, ketiganya dipastikan berada di pesawat nahas tersebut.
02 Februari 2026 20:17
02 Februari 2026 19:59
02 Februari 2026 19:38
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 13:45
02 Februari 2026 11:43