Redaksi : Senin, 11 Januari 2021 06:41
Sriwijaya Air

MAKASSAR, BUKAMATA - Nama Paulus Yulius Kollo dan Indra Wibowo, tertera dalam manifest Sriwijaya Air SJ182. Keduanya terbang dari Makassar ke Jakarta. Itu pada 5 Januari 2021. Tujuannya ke Pontianak. Selain Paulus dan Indra, juga ada Aisah Dewi Handayani, Rifqi Maulana, serta Yulianto.

Karena tak ada penerbangan langsung ke Pontianak, mereka transit di Jakarta. Lalu rencana melanjutkan dengan penerbangan lain ke Pontianak.

Namun, Paulus dan Indra terganjal hasil test rapid biasa. Keduanya tak diperkenankan naik pesawat, karena bukan swab test PCR. Berbeda dengan keempat temannya, yang punya hasil swab test, sehingga terbang pada 5 Januari itu ke Pontianak.

Paulus dan Indra dijadwal ulang pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pakai pesawat Sriwijaya Air SJ182. Paulus mengaku sempat protes ke maskapai. Pasalnya baru dipermasalahkan setelah di Jakarta. "Kenapa bukan sejak di Makassar," ujarnya.

Karena hasil swab mahal, diam-diam keduanya melanjutkan naik kapal laut yang menerima hasil rapid biasa.

Keduanya juga tak melapor ke Sriwijaya Air. Sehingga, nama keduanya ada di dalam daftar manifest.

"Kapal sudah mau sandar di pelabuhan baru ada sinyal. Saya lihat banyak informasi pesawat Sriwijaya Air yang saya batal naik jatuh. Keluarga dan teman-teman telepon tanya kabar, saya jelaskan batal terbang dan pakai kapal laut ke Pontianak," jelasnya.