BUKAMATA - Empat orang tewas di halaman Capitol Amerika Serikat dan 52 orang telah ditangkap atas kerusuhan yang terjadi.
Kepala Departemen Kepolisian Metropolitan Robert J Contee mengatakan pada Rabu malam bahwa salah satu korban adalah seorang perempuan. Dia ditembak ketika massa mencoba menerobos pintu yang dibarikade di Capitol. Dia dirawat di rumah sakit dengan luka tembak dan kemudian meninggal.
Tiga orang lainnya meninggal pada Rabu karena keadaan darurat medis, tambah Contee.
Layanan Kebakaran dan Medis Darurat DC juga terlihat mengangkut orang-orang ke rumah sakit daerah. Mereka dilaporkan mengalami cedera, patah tulang, hingga serangan jantung.
Selain itu, kata Contee, dua bom pipa ditemukan dari markas besar komite nasional Republik dan Demokrat, serta pendingin dari kendaraan di halaman Capitol AS yang berisi bom molotov.
Walikota DC Muriel Bowser telah memperpanjang keadaan darurat publik selama 15 hari sebagai tanggapan atas kerusuhan Capitol.
Dia mengatakan bahwa orang-orang yang menyerbu Capitol, "berusaha mengganggu proses Kongres yang berkaitan dengan penerimaan suara electoral college".
TAG
BERITA TERKAIT
-
Dari 3 Benua: 34 Tim Nasional Siap Berlaga di Piala Dunia 2026
-
Kirim 200 Surat Tarif Impor ke Mitra Dagang, Trump Tutup Ruang Negosiasi Ulang
-
Negosiasi Tarif, Indonesia Tekankan 5 Hal Ini ke Amerika Serikat
-
QRIS & GPN Disoroti dalam Negosiasi Dagang dengan Pemerintah AS
-
China Desak AS Batalkan Semua Kebijakan Tarif: Mari Kembali ke Jalan yang Benar