Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Ekspor masker dan alkes meningkat sejak 2020. Data per Agustus, nilai ekspor masker dan alkes mencapai Rp2,97 triliun.
JAKARTA, BUKAMATA - Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, memberi apresiasi atas capaian ekspor masker dan alkes pada 2020. Pelaku Industri Indonesia, berhasil mengekspor masker dan berbagai alat kesehatan pencegah virus Corona (Covid-19) hingga USD209,4 juta atau sekitar Rp2,97 triliun.
Menurut La Nyalla, ini merupakan prestasi luar biasa karena nilainya tidak main-main, hampir menembus Rp3 triliun. Informasi itu diperoleh La Nyalla dari Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita. Rinciannya, jumlah ekspor masker dan alkes senilai Rp2,97 triliun itu terdiri dari USD73,3 juta ekspor masker bedah, USD62,2 juta masker kain, USD36,9 juta meltblown non-woven dari filamen buatan, USD23,8 juta meltblown selain filamen buatan, USD11,7 juta gaun bedah, dan USD1,5 juta pakaian pelindung medis (coverall). Ini merupakan data hingga Agustus 2020. LaNyalla pun memuji pelaku industri yang berhasil mendapat kepercayaan pasar internasional.
“Itu artinya, kualitas barang-barang dari sektor kesehatan dalam negeri tidak diragukan lagi. Bahkan pasar internasional banyak yang mengambil barang-barang industri kesehatan dan farmasi dari Indonesia,” sebut LaNyalla.
Tak hanya itu, keberhasilan ekspor masker dan alkes oleh Indonesia juga menunjukkan sisi positif lainnya. Di saat banyak sektor usaha yang terkena dampak, kata LaNyalla, industri masker dan alkes justru mengalami peningkatan pesat saat pandemi.
Menurut data Kemenperin, pelaku industri masker dan alkes di Indonesia bisa memproduksi sekitar 37,1 juta coverall setiap bulannya. Mereka juga dalam sebulan mampu memproduksi 24,5 juta surgical town atau gaun bedah, 343,8 juta masker bedah, dan 360 ribu masker N95.
Mantan Ketua Kadin Jawa Timur itu pun, mendorong pemerintah agar terus memberi dukungan kepada pelalu industri masker dan alkes pencegahan Covid, baik melalui bantuan dana modal, kemudahan izin usaha, maupun berbagai pelatihan. Dengan begitu, Indonesia juga mampu memenuhi kebutuhan negara-negara tetangga yang membutuhkan masker serta alat kesehatan lain dalam berjuang melawan Covid.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50