Ibnu Kasir Amahoru
Ibnu Kasir Amahoru

Kamis, 24 Desember 2020 16:02

Diego Maradona. IST
Diego Maradona. IST

Jasad Diangkat dari Kubur, Ini Hasil Autopsi Maradona

Dalam hasil autopsi yang dikeluarkan pihak Buenos Aires Scientific Police, tidak ditemukan zat narkotika atau pun obat-obatan ilegal.

BUKAMATA - Bintang sepak bola Argentina, mendiang Diego Armando Maradona, dinyatakan tidak mengonsumsi alkohol atau obat-obat terlarang sebelum meninggal.

Hal tersebut berdasarkan hasil autopsi otoritas setempat. "(Tetapi) tidak ada obat (ilegal)," kata seorang pejabat pengadilan, dilansir ABC, Kamis (24/12/2020).

Belakang diketahui, hasil autopsi berdasarkan data post-mortem berupa tes darah dan urine, menunjukkan bahwa Maradona meninggal karena masalah jantung, ginjal dan paru-paru.

Kondisi jantung Maradona memiliki berat hingga 503 gram ketika meninggal. Kondisi itu dua kali lebih berat daripada kondisi jantung biasa.

Bahkan dalam hasil autopsi yang dikeluarkan pihak Buenos Aires Scientific Police, dalam tubuh Maradona terdapat zat sejumlah obat resep dokter, termasuk quetiapine, venlafaxine dan levetiracetam.

Penyelidik sedang menyelidiki berbagai aspek kematiannya yang mengguncang Argentina dan dunia sepak bola internasional dan tidak mengesampingkan kematian yang salah.

Sementara itu putri Maradona, Gianinna, mengkritik semua pihak yang menduga Maradona meninggal karena obat-obatan terlarang.

"Kalian semua berengsek menunggu hasil autopsi ayah saya dengan hasil menunjukkan obat-obatan terlarang, mariyuana, dan alkohol. Saya bukan dokter, tapi saya bisa melihat dia kesakitan. Mengeluarkan suara seperti robot, itu bukan suara dia," ucap Gianinna.

 

 

#Diego Maradona

Berita Populer