MAKASSAR, BUKAMATA - Senin, 21 Desember 2020. Universitas Islam Makassar menggelar wisuda di Hotel Dalton Makassar. Ada 539 peserta. Mereka dari kalangan sarjana, profesi dan pascasarjana Universitas Islam Makassar.
Karena digelar di tengah pandemik Covid-19, apalagi peningkatan kasus positif Covid-19 sangat tinggi di Makassar, maka Rektor Univeritas Islam Makassar, Dr Ir Hj Majdah M Zain MS.i meminta para wisudawan, juga panitia, melakukan rapid test, dan hasilnya dilampirkan. Jika reaktif, maka tidak diizinkan mengikuti wisuda tatap muka.
Mereka juga diukur suhu. Jika tidak normal, maka tidak diizinkan masuk ke dalam ruangan. Peserta wisuda juga wajib pakai masker, menghilangkan foto both wisuda, ruangan yang berkapasitas 2.000 orang hanya diisi 650 orang dengan jarak 1,5 meter setiap peserta wisuda, meniadakan kontak fisik salam saat wisuda, serta disiapkan handsanitizer dua hingga tiga kali mulai saat masuk area hotel hingga masuk lokasi wisuda.
Menurut Majdah, ini adalah wisuda tatap muka langsung pertama saat pandemik Covid-19. Sehingga perlu dipersiapkan secara matang, agar tidak sampai menimbulkan klaster baru saat selesai wisuda.
"Ini bentuk perlawanan Universitas Islam Makassar dalam memerangi Covid-19. Namun selain itu, ada wisuda online agar proses wisuda tetap jalan," ujar Majdah.
Dalam sambutannya di depan para wisudawan, Majdah menyampaikan rasa syukurnya. Pasalnya, UIM dinilai oleh LLDIKTI 9 sebagai perguruan tinggi terbaik untuk 3 kategori sekaligus. "Tentunya ini hasil kerja keras dan peran semua unsur dan civitas akademika UIM. Dan akan menjadi penyemangat agar UIM semakin lebih baik ke depan," ujar Majdah.
Tiga penghargaan LLDIKTI 9 Award yang diraih UIM, yakni kategori perguruan tinggi swasta dengan peningkatan kinerja tertinggi kategori univeritas, nominasi perguruan tinggi swasta dengan persentase capaian sertifikasi pendidik tertinggi kategori universitas, dan kategori ketiga, perguruan tinggi swasta dengan kinerja terbaik se-Sulsel.
Dalam wisuda periode II ini Rektor UIM Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi, didampingi jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro, Kabag dan dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Al Gazali Makassar, Hj Fatimah Kalla.
Majdah mengatakan, insya Allah tidak lama lagi, UIM akan berusaha semaksimal mungkin agar pembangunan gedung rektorat, perpustakaan, aula dan masjid UIM, bisa segera diselesaikan dengan konsep nyaman serasa di mal.
Saat ini, pembangunan New Building UIM sedang dalam tahap finishing dan penataan pelataran halaman. Pekerjaan konstruksi sudah selesai tinggal pekerjaan kecil. Progres sudah 98 persen dan diperkirakan selesai sepenuhnya pada akhir Desember 2020 mendatang.
Majdah berharap, sarjana UIM bisa menjadi bahagian pembangunan Indonesia dan berharap Universitas Islam Makassar, bukan hanya mengandalkan gedung baru kampus UIM saat ini tampakan luarnya sudah hampir selesai, namun sumber daya manusia baik dosen atau mahasiswa, bisa bersaing di level nasional dan internasional.
"Masyarakat Kota Makassar yang melewati Jl Perintis Kemerdekaan, sudah bisa menikmati penampilan full instragramable dari smart kampus UIM," lanjut Ketua Muslimat NU sulsel ini.
Ketua LLDIKTI wilayah IX, Prof Dr Jasruddin Mahandre, M.Pd, memberi apresiasi kepada wisuda sarjana, profesi dan pascasarjana. Prof Jas hanya memberi sambutan secara virtual, karena bertepatan ada di Gorontalo. Dia juga memberi penghargaan untuk rektor UIM Hj Majdah bersama jajarannya karena UIM, urutan ke-9 terbaik perguruan tinggi swasta se-Sulawesi.
TAG
BERITA TERKAIT
-
200 Mahasiswa UIM Ikut Dialog Penguatan Moderasi Beragama dan Dakwah Inklusif ll
-
OTK Serang Kampus Swasta di Makassar, Tangan Seorang Mahasiswa Nyaris Putus Diparangi
-
Fokus Penanganan Covid-19, Sehari UIM Jalin Kerjasama Biofarma dan BBLK Makassar
-
KKN UIM Jadi Agen Perubahan Prilaku Soal Covid-19 di Sulsel
-
KKN Tematik UIM di Bantimurung Maros Gelar Seminar Pentingnya Informasi Benar di Masa Pandemi Covid-19