KEPRI, BUKAMATA - HR dan MT diamankan unit Jatanras dan Opsnal Reskrim Polresta Barelang, Polda Kepri. Diamankan pada Jumat, 11 Desember 2020, sekira pukul 22.30 WIB. Itu setelah keduanya diduga menghabisi nyawa HT (48), seorang mandor di proyek pertokoan tempat HR dan MT bekerja.
Pembunuhan itu terjadi pada Jumat, 11 Desember 2020. Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur SIK, melalui Kasat Reskrim Kompol Andri Kurniawan, SIK, MH, membeber kronologinya.
Berdasarkan kesaksian MK, salah seorang sekuriti di pertokoan. Dia menyebutkan, saat itu pukul 18.15 WIB. Sekuriti MK melihat pelaku HR, duduk di depan kantor ruko pemasaran pertokoan Permata Sadai Jaya. Dia bersama pamannya, seorang laki-laki berinisial MT.
Sekira pukul 18.30 WIB, datang korban HT di kantin proyek pertokoan Permata Sadai Jaya. Tiba–tiba pelaku HR langsung mengejar korban sambil membawa pisau di tangan kanannya.
MT lalu berlari dan menahan pelaku HR, yang membawa sebilah pisau. Selanjutnya, korban lari ke jalan dan dikejar kembali dan ditikam oleh pelaku.
“Setelah melakukan penikaman, pelaku dan pamannya melarikan diri dengan sepeda motor Suzuki Thunder," ungkap Kompol Andri.
Opsnal Reskrim Polresta Barelang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, dan Kanit IV Jatanras, Iptu Ferry Supriadi, melakukan penyelidikan lapangan. Mereka mendapat informasi dari masyarakat, bahwa pelaku berada di Rumah Pamannya di Tanjung Uma, Kecamatan, Lubuk Baja.
“Kita kejar ke rumah pamannya itu, di sana kita mengamankan MT,” ujarnya.
Mengetahui kalau pamannya sudah ditangkap, HR kemudian berusaha kabur dengan cara terjun ke laut melalui pelantar sebelah rumah warga.
“Kita kejar, akhirnya pelaku berhasil diamankan Kanit Jatanras di bawah pelantar ujung pelabuhan pasar ikan Tanjung Uma,” ungkap Kompol Andri.
Andri mengatakan, motif sementara pembunuhan karena diduga gaji para karyawan di proyek ditahan oleh korban.
“Sementara masalah pembayaran upah, sudah 1,5 bulan upah pekerja tak dibayarkan oleh korban,” sebutnya.
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Terbakar Api Cemburu, Dua Perempuan Paruh Baya di Bone Bertikai, Berujung Penikaman
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru