Ririn
Ririn

Jumat, 04 Desember 2020 18:44

Anatoly Gubanov
Anatoly Gubanov

Dicurigai Bocorkan Rahasia Negara, Pakar Rudal Hipersonik Rusia Ditahan

Ahli rudal hipersonik rahasia Rusia, Anatoly Gubanov ditahan karena dicurigai melakukan pengkhianatan tingkat tinggi.

BUKAMATA - Salah satu ahli rudal hipersonik rahasia terkemuka Vladimir Putin telah ditahan karena dicurigai melakukan pengkhianatan tingkat tinggi.

Associate Professor Anatoly Gubanov dikhawatirkan telah memberikan data desain penerbangan yang sangat rahasia ke Barat.

Dia ditahan oleh badan intelijen Federal Security Service (FSB) dan terancam hukuman penjara 12 hingga 20 tahun, jika terbukti bersalah.

Menurut penyelidikan, Gubanov menyerahkan data rahasia pengembangan penerbangan ke luar negeri.

Dia icurigai telah memberikan informasi berupa rahasia negara di luar negeri, atau melakukan tindakan lain yang dapat membahayakan keamanan Rusia.

Diketahui bahwa ilmuwan terkemuka berusia 63 tahun itu telah bekerja dengan para ahli Barat dalam sebuah proyek internasional bernama Hexafly-Int, yang bertujuan untuk mengembangkan pesawat penumpang berkecepatan tinggi yang menggunakan bahan bakar hidrogen.

Usaha ini melibatkan spesialis dari Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Italia, dan Australia.

Menurut laporan Daily Mail, Gubanov dikenal sebagai ahli mesin roket supersonik. Dia telah menandatangani perjanjian untuk tidak membocorkan rincian terobosan teknologi kepada kekuatan asing. Tapi FSB yakin dia 'melanggar' kewajiban itu.

Pengadilan tertutup di dalam penjara Lefortovo memerintahkan Gubanov ditahan hingga Februari.

Rekan kerjanya mengatakan kepada Interfax bahwa mereka "terkejut dengan penangkapan seorang pria yang dihormati oleh murid-muridnya."

#Rusia

Berita Populer