MAKASSAR, BUKAMATA - Rizki (19) kembali berulah. Dia memukuli ayahnya yang hanya kuli bangunan, juga ibunya. Pasalnya, dia tak diberi uang saat hendak pesta miras dan mabuk lem dengan teman-temannya.
Bhabinkamtibmas Polsek Rappocini, Aipda Kamri mengatakan, remaja asal Jalan Banta-Bantaeng, Lorong I, Kecamatan Rappocini, Makassar itu, sebenarnya baru saja pulang. Itu setelah kabur beberapa hari usai memukul ayahnya.
Jumat, 27 November 2020 pagi, Aipda Kamri mendatanginya. Remaja itu dinasihati agar tak mengulang perbuatannya, memukuli kedua orang tuanya. Rizki mengangguk.
Namun ternyata pada sore harinya, dia kembali memukul kedua orang tuanya, juga merusak rumahnya dengan batu. Dan mengancam akan membakar rumah jika tak diberi uang.
Aipda Kamri pun terpaksa mengamankannya ke kantor polisi. Pasalnya, perilaku remaja itu sudah meresahkan. Bukan hanya kedua orang tuanya, namun juga warga sekitar tempat tinggalnya.
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur