Redaksi
Redaksi

Senin, 30 November 2020 11:24

Ini wajah Ali Kalora Cs, juga desa yang menjadi lokasi pembantaian. (Kolase: Suara)
Ini wajah Ali Kalora Cs, juga desa yang menjadi lokasi pembantaian. (Kolase: Suara)

Ini Wajah Terduga Pembantai Satu Keluarga di Sigi, Rektor IAIN Palu: Jangan Lagi Pasok Informasi dan Makanan ke Ali Kalora Cs

Rektor IAIN Palu meminta warga tidak lagi memberi informasi serta memasok makanan ke MIT. Menurutnya, seluruh komponen bangsa harus bersatu melawan radikalisme dan terorisme yang dilakukan Ali Kalora Cs.

PALU, BUKAMATA - Tindakan sadis kelompok yang diduga Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sigi pada Jumat siang, 27 November 2020 lalu, mengundang kecaman berbagai kalangan. Termasuk Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Prof Sagaf S Pettalongi.

Prof Sagaf meminta semua pihak di Indonesia, secara khusus Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk tidak memberikan ruang kepada kelompok Ali Kalora Cs itu.

Termasuk meminta warga agar tidak lagi memasok makanan dan informasi kepada mereka.

Menurut Sagaf, pembantaian yang dilakukan Ali Kalora Cs terhadap satu keluarga di Kabupaten Sigi, merupakan tindakan biadab, tidak berkeprimanusiaan. Karenanya, dia meminta semua komponen bangsa harus bersatu padu melawan gerakan radikalisme dan terorisme MIT.

"Tidak ada agama yang menganjurkan pemeluknya membunuh orang lain, yang tidak sekeyakinan, sependapat," tegasnya.

"Kita harus dukung Polri dan TNI, dalam memberantas terorisme dan radikalisme, salah satunya dengan tidak membocorkan langkah strategis pihak TNI dan Polri, kepada kelompok MIT," tambahnya.

Sementara itu, Satgas Tinombala saat ini masih melakukan perburuan terhadap Ali Kalora Cs. Mereka masuk ke hutan Palolo usai menghabisi 4 orang di Sigi. Itu diungkap Komandan Korem 132/Tadulako, Brigadir Jenderal TNI Farid Makruf.

Senada dengan yang disampaikan Prof Sagaf, Brigjen Farid juga meminta masyarakat tidak lagi memasok makanan dan informasi pergerakan TNI kepada mereka. "Setop sudah. Kita sudah lihat kekejaman yang sudah mereka lakukan," tegas Brigjen Farid.

Sebelumnya, sekitar 8 orang melakukan pembantaian di sebuah desa di Kecamatan Palolo, Sigi. Satu keluarga dihabisi. Kelompok yang diduga Ali Kalora Cs itu, juga membakar 6 rumah warga. Juga kendaraan roda dua. Ali Kalora Cs juga menggondol satu karung beras 40 kilogram. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ali Kalora #Pembantaian di Sigi