Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Satgas Madago Raya sudah menghabisi kelompok teroris di bawah pimpinan Qatar. Kini mereka fokus mengejar kelompok Ali Kalora.
PALU, BUKAMATA - Mujahidin Indonesia Timur (MIT), membagi diri dalam dua kelompok. Satu kelompok dipimpin Ali Kalora, beranggotakan 6 orang. Sisanya dipimpin Qatar.
Kelompok Qatar ini yang sering melakukan kekejaman. Mereka tak segan-segan menghabisi nyawa warga dengan cara sadis. Seperti kejadian di Lembah Tongoa, Kabupaten Sigi dan di Parigi Moutong.
Minggu, 11 Juli 2021 lalu, Satgas Madago Raya bertemu dengan kelompok Qatar di Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng. Terjadi kontak tembak. Tiga orang anggota MIT tewas tertembak.
Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso dalam konferensi pers di Mapolda Sulteng, Rabu (4/8/2021) mengatakan, hasil tes DNA, ketiganya adalah Qatar, Rukli dan Ambo.
Jenazah Qatar alias Farel alias Anas dan Rukli, sudah dimakamkan di Pemakaman Poboya, Kota Palu, Minggu, 11 Juli 2021 lalu.
Dengan tewasnya anggota kelompok MIT pimpinan Qatar, jumlah DPO MIT kini tersisa 6 orang. Mereka berada di bawah pimpinan Ali Kalora.
Ali Kalora dan pasukannya ini, diperkirakan masih bersembunyi di pegunungan wilayah Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong (Parimo).
"Kami mengimbau mereka agar menyerahkan diri," ujar Kapolda Sulsel yang akrab disapa Jenderal Rambo ini.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50