PALOPO, BUKAMATA - Indra Nur (21) sekarat usai disabet parang pada bagian kepala. Sempat dirawat di rumah sakit. Namun akhirnya, mengembuskan napas terakhirnya.
Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, membeber peristiwanya. Perkelahian itu terjadi pada Sabtu, 28 November 2020, di Jalan Yos Sodarso, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.
Korban ketika itu, sedang bersama dua rekannya, Rudi dan Awong. Mereka berboncengan tiga menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba, mereka dicegat kelompok pemuda lainnya, Atar, Oteng dan Ipung.
"Woe singgah ko!" teriak Atar.
Korban dan dua rekannya pun singgah. Tanpa basa-basi, Atar dan Oteng langsung memukul korban dan dua rekannya. Korban dan dua rekannya melawan. Saat itulah, Ipung datang dengan menenteng parang. Dia menghampiri korban, lalu mengayunkan parang mengenai kepala korban, Indra.
Indra sempat langsung dilarikan ke RS At-Medika, Kota Palopo. Namun pada Minggu, 29 November 2020, nyawa Indra tak bisa diselamatkan. Dia mengembuskan nafas terakhirnya.
"Tidak ada persoalan serius, hanya mengejek saja. Terus ada juga 1 orang pelaku yang dirawat karena luka tusuk," beber AKBP Alfian.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pilkada Palopo Diulang, Nursal Jadi Pengacara Pertama yang Pecahkan Rekor PSU di Sulsel
-
Sosialisasikan Insentif Merdeka, UPTB Wilayah Palopo Sambangi Pasar Tradisional
-
Tim Wasev Gabungan Tinjau Progres TMMD Kodim 1403/Palopo di Desa Pammesakang
-
Diduga Rudapaksa Anak Kandung Berkali-kali, Ayah di Palopo Diringkus Polisi
-
Pria di Palopo Dibekuk Polisi Usai Gasak Parfum di 3 Toko