BUKAMATA - Kehidupan pribadi Diego Maradona yang rumit bisa membuat pembagian warisannya dipenuhi dengan drama.
"Akan ada perkelahian besar. Dia tidak meninggalkan surat wasiat," kata seorang sumber yang dekat dengan keluarganya, dikutip AFP.
Maradona menghasilkan banyak uang selama bertahun-tahun di puncak ketenarannya bersama Barcelona, Napoli, dan Argentina, dan dia juga melakukan beberapa investasi yang cerdik.
Beberapa laporan yang beredar sejak kematiannya memperkirakan bahwa kekayaannya berkisar USD 90 juta (Rp1,2 triliun).
Tahun lalu, ketika bersitegang dengan putrinya Giannina, dia mengancam akan menyumbangkan semua kekayaannya, termasuk properti, mobil mewah, dan kontrak sponsor, untuk amal.
"Saya tahu bahwa sekarang, seiring bertambahnya usia, orang lebih peduli tentang apa yang Anda tinggalkan daripada apa yang Anda lakukan," katanya saat itu.
"Dan saya memberi tahu mereka semua bahwa saya tidak akan meninggalkan mereka apa pun, bahwa saya akan memberikan semuanya. Semua yang saya miliki dalam hidup saya akan saya berikan," katanya.
Namun, di bawah hukum Argentina, seseorang hanya dapat memberikan seperlima dari aset mereka. Setidaknya dua pertiga harus diserahkan kepada pasangan atau keturunan almarhum.
Namun Giannina dan Maradona telah berdamai pada ulang tahunnya yang ke-60 di bulan Oktober. Saat itu Giannina memujinya dalam serangkaian pesan penuh kasih sayang yang diposting di media sosial.
"Dia adalah teladan bagus saya dari semua hal yang harus dilakukan dan semua hal yang tidak boleh dilakukan. Saya mengaguminya, kemarin, hari ini dan selalu. Dia mengajari saya untuk memaafkan, memaafkan diri sendiri," tulis Gianinna.
Maradona dikenal hanya memiliki satu istri, yaitu Claudia Villafane. Mereka dikaruniahi dua putri, yaitu Dalma (33) dan Giannina (30). Mereka bercerai pada 2003.
Tapi, Maradona dituduh memiliki anak dari wanita lain. Dia telah dipaksa untuk mengakui tiga anak selama bertahun-tahun, termasuk Diego Junior, yang lahir beberapa bulan sebelum Dalma. Ada juga Jana, yang lahir pada 1996 dari ibunya, Valeria Sabalain.
Putra lain Diego Ojeda lahir pada 2013 dari hubungannya dengan mantan pacarnya Veronica Ojeda.
Tetapi pengacaranya mengatakan bahwa ada orang lain mengklaim sebagai keturunan Maradona, termasuk tiga orang di Kuba, tempat Maradona menghabiskan bertahun-tahun hidupnya dalam program rehabilitasi narkoba.
Namun pemakanannya pada hari Kamis dilaporkan dilakukan oleh putri sahnya dan ibu mereka.