POLMAN, BUKAMATA - Sabtu, 28 November 2020. Dini hari itu, pasangan suami istri di Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Polman, ditemukan berlumur darah.
Sang suami terluka di bagian kepala, sedangkan istrinya mengalami luka di leher. Keduanya pun dilarikan ke RSUD Polewali.
Di rumah yang menjadi TKP, ditemukan dua bilah senjata tajam. Satu parang. Yang satunya lagi, arit atau sabit. Juga berlumur darah. Diduga senjata itu yang digunakan kedua korban untuk saling serang. Barang bukti itu sudah dibawa polisi.
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaini mengatakan, dugaan sementara keduanya cekcok lalu saling serang menggunakan parang dan sabit.
Mengenai motifnya, polisi kata AKP Syaiful masih mendalami. Pasalnya, anak-anak korban mengaku tak mendengar keributan apa-apa.
Polisi lanjut AKP Syaiful, sudah melakukan olah TKP. Lokasi juga sudah dipasangi garis polisi. Pihaknya fokus pada kesembuhan kedua korban, untuk menggali keterangan keduanya.
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur