MAKASSAR, BUKAMATA - Polisi menciduk tiga anggota geng motor. Mereka teridentifikasi dari nomor plat kendaraannya. Ikut dalam konvoi yang terlibat dalam pengrusakan mobil Honda Brio merah, DD 1103 HK di depan Mapolsek Rappocini.
Namun kata Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana, ketiganya mengaku hanya ikut berkonvoi dan posisinya paling belakang. Karenanya, ketiganya masih berstatus saksi.
Akan tetapi lanjut Iptu Nurtjahyana, dari ketiganya sudah teridentifikasi pelaku yang diduga melakukan pengrusakan mobil korban milik AS (22), pada Jumat dini hari, 13 November 2020, sekitar pukul 04.00 Wita.
Sebelumnya, pengrusakan mobil terjadi Jumat dini hari. Saat itu, di Jalan Veteran menuju Pabaengbaeng, seerombolan pemotor menghalangi jalan AS.
Dia lantas mengeluarkan air softgun. Juga meraung-raungkan mesin mobilnya. Hal itu memicu kemarahan segerombolan pemotor itu. Di Pabaengbaeng, mereka sudah melakukan pelemparan dan menembakkan anak panah ke mobil korban.
Korban yang panik akhirnya menggeber mobilnya ke arah Polsek Rappocini. Baru saja hendak masuk ke Mapolsek, ratusan pengendara itu memblokir jalannya.
AS langsung membuka pintu mobil dan berlari meminta perlindungan ke Mapolsek Rappocini. Namun batu beterbangan ke arahnya.
Pelaku mengalami luka akibat lemparan batu di kepalanya. Juga luka akibat terkena anak panah di punggungnya. Selain mobilnya yang rusak berat, korban juga kehilangan handphone.
Korban kini dirawat di rumah sakit, akibat luka-luka yang dideritanya.
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur