Redaksi
Redaksi

Jumat, 13 November 2020 14:03

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

Sebut Habib Rizieq Tukang Obat, Nikita Mirzani Bikin Sibuk Polisi

Komentar Nikita Mirzani di instastories-nya menyebut Habib Rizieq Shihab tukang obat, menuai ancaman. Polisi pun dibuat sibuk.

JAKARTA, BUKAMATA - "Gara-gara Habib Rizieq pulang sekarang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Screenshot! Nah nanti banyak nih antek-anteknya mulai nih, nggak takut juga gue," ujar Nikita di Instagram Stories.

Komentar tersebut, mendapat kecaman dari pendukung Habib Rizieq Syihab, Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Dia menyebutkan akan menurunkan 800 orang untuk menggeruduk rumah Nikita Mirzani.

"Kepada saudari Nikita Mirzani yang sudah menyudutkan dan merendahkan imam besar kami Habib Rizieq dengan sebutan tukang obat. Tidak layak seorang muslimin dan muslimat yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasulnya menghina seorang ulama, apalagi beliau adalah cucu dari para cucu baginda Rasulullah SAW. Kalau kita tidak bisa menjadi orang saleh, setidaknya jangan memusuhi orang-orang saleh," ujar Maaher.

"Kepadamu l**** oplosan, penjual s*********** saya imbau 1X24 jam kau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka saya Maaher At-Thuwailibi secara terbuka bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu. Saya serius, saya tidak main-main, kita lihat apa yang terjadi. Darah kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasulullah SAW," lanjutnya.

Akibat perang komentar di dunia maya itu, polisi dibuat sibuk. Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, pihaknya akan melakukan patroli di lingkungan tempat tinggal Nikita Mirzani.

"Dari semalam anggota kami sudah patroli pengamanan di sekitar kediaman yang bersangkutan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Agus, Jumat (13/11/2020).

Patroli di lingkungan tempat tinggal Nikit Mirzani kata Agus, masih dilakukan. Meski tidak ada permintaan dari Nikita Mirzani soal pengamanan ini. Agus bilang, ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

"Sebagai penjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan, kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap tidak ada gesekan terkait kejadian itu.

"Tentunya kita juga berharap tidak ada hal-hal itu seperti yang disampaikan di berita viral tersebut, kita berharap semua aman terkendali dan tidak ada gesekan di wilayah kita," tuturnya.

Ia menambahkan, personel pengamanan yang diturunkan untuk melakukan patroli disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Masalah jumlah kita normatif, kita melihat situasi hanya sifatnya pengamanan biasa," imbuhnya.

Tim kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar melalui pesan singkat dilansir dari Detik, Jumat (13/11/2020) mengatakan, sampah tidak perlu ditanggapi.

Respons senada disampaikan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. "Sampah tidak usah ditanggapi," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Nikita Mirzani