Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Sejumlah Kendaraan di Jalan Tupai Makassar
01 Februari 2026 14:50
Meski mengelak, sudah dua institusi yang membeber pengakuan HR, bahwa dirinyalah pemeran pria dalam video porno yang beredar luas itu. Dua institusi itu adalah, Polres Pangkep dan BK DPRD Pangkep.
PANGKEP, BUKAMATA - Polisi menegaskan politisi Pangkep, HR, sudah mengakui kalau dirinya pemeran di video mesum itu. Itu dibeber Kapolres Pangkep, AKBP Endon Nurcahyo.
Kata Endon, video itu direkam di Makassar. Tepatnya di salah satu hotel. Karenanya, Polres Pangkep melimpahkan kasus itu ke Polrestabes Makassar.
Namun, HR membantah telah mengakui kalau dirinya pemeran pria dalam video porno itu.
"Saya tidak pernah mengakui itu dan jawabanku cukup jelas," kata HR.
Meski HR membantah keterangan polisi, kali ini Badan Kehormatan (BK) DPRD Pangkep yang membeberkan pengakuan HR.
"Kemarin sudah melayangkan surat sama beliau (HR), minta klarifikasi dan beliau datang kemarin dan sebenarnya diakui, seperti itu," kata Ketua BK DPRD Pangkep, Tauhid, Kamis, 12 November 2020 lalu.
Atas pengakuan itu, BK DPRD Pangkep, sisa menunggu sikap dari partai yang menaungi HR. Sekadar diketahui, selain sebagai anggota DPRD Pangkep, HR juga salah satu ketua partai di daerah penghasil ikan bandeng itu.
BK DPRD Pangkep kata Tauhid, telah berkoordinasi dengan empat fraksi di DPRD Pangkep. Setelah ada putusan yang tetap, BK kemudian akan kembali menentukan sikapnya.
"Tentu kami akan bersurat ke partai, kalau dalam proses hukumnya sudah berjalan. Dan (kalau) sudah ada kejelasan, tentu kami akan lakukan rapat lagi dengan teman-teman yang ada di BK untuk menindaklanjuti," ungkap Tauhid.
Seperti diketahui, pekan lalu beredar video porno yang disebut mirip dengan HR, politisi asal Pangkep. Dalam video mesum itu, gambar diduga direkam si wanita. Pria yang mirip HR itu, tampak bugil, dan mendekat ke arah kamera.
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50