Redaksi
Redaksi

Jumat, 13 November 2020 19:16

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jokowi Dijadwalkan Buka Muktamar PPP di Makassar

Ketua DPW PPP Sulsel ini menyebutkan jika pelaksanaan ke- IX berbeda di tahun tahun sebelumnya. Dimana acara ini pertama dilakukan di luar pulau Jawa.

MAKASSAR, BUKAMATA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan membuka acara muktamar IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Desember 2020.Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan (DPW PPP Sulsel) Muhammad Aras.

"Rencananya, Pak Presiden Joko Widodo yang akan membuka muktamar ini pada 18 Desember. Lalu Pak Wapres (Ma'ruf Amin) yang akan menutup acara ini," kata panitia lokal Muhammad Aras.

Ketua DPW PPP Sulsel ini menyebutkan jika pelaksanaan ke- IX berbeda di tahun tahun sebelumnya. Dimana acara ini pertama dilakukan di luar pulau Jawa. "Sebelum-sebelumnya kan, selalu di Pulau Jawa. Nah muktamar kali ini, kita akan gelar di Makassar. Apalagi kita sebagai tuan rumah," ucapnya


Selain presiden dan wapres, sejumlah orang-orang penting juga dijadwalkan hadir. Diantaranya ialah beberapa menteri, pengurus DPP partai, majelis syariah, badan otonom partai, 34 DPW PPP, hingga kader dan simpatisan.

"Targetnya 1500 peserta, tapi kemungkinan bisa mencapai 3000 sampai 5000 peserta. Melihat antusias kader dan simpatisan yang akan hadir," ungkap Aras.

Anggota DPR RI ini melanjutkan, agenda muktamar IX ini ialah pemihan ketua umum untuk periode 2020-2025. Beberapa nama telah mencuat sebagai bakal calon ketua umum (bacaketum), mulai dari figur eksternal maupun internal PPP.

Diantaranya ialah Ketum PPP, Suharso Monoarfa, Wantimpres, Mardiono serta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Adapun dari figur eksternal yang mencuat beberapa terakhir ini ialah Sandiaga Uno yang merupakan kader Gerindra.

"Tapi kan kami punya AD/ART sebagai syarat caketum. Dimana figur yang bersangkutan harus menjadi pengurus sebelumnya, baik di DPP atau di DPW," jelas Aras.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#DPW PPP Sulsel