Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Selasa, 27 Oktober 2020 20:13

Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar. IST
Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar. IST

Kajati Sulsel Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus PLTS Takalar

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar perkara hingga akhirnya dua tersangka resmi ditetapkan.

MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi Sulsel akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus pembangkit listrik tenaga surya yang ada di Kabupaten Takalar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Firdaus Dewilmar mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar perkara hingga akhirnya dua tersangka resmi ditetapkan.

"Kita udah gelar itu. Tersangkanya juga sudah ada tuh, ada dua," kata Firdaus saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2020).

Menurut Firdaus, dua tersangka tersebut berasal dari Dinas Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM), sementara satu lainnya dari pihak kontraktor.

Firdaus menyebut,dalam kasus ini dugaan korupsinya kuat sekali diantaranya kata Ia ada pada kesalahan spek hingga adanya kemahalan harga dalam proses pembelian itu.

"Temuannya itu terkait kesalahan spek hingga adanya dugaan kemahalan harga terutama yang tahun 2016," katanya.

Diketahui PLTS ini merupakan salah satu program dari Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal  Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Proyek ini bernilai puluhan Miliar dan dilaksanakan beberapa pulau.

Proyek ini dilaksanakan secara bertahap. Dari 2015 - 2018. Dimana PLTS Dusun satangnga Desa Mattiro Baji tahun 2015, PLTS Dusun Balangdatu, Desa Balangdatu tahun 2016, Plts Dusun Rewataya Desa Rewataya tahun 2016, plts Dusun Lantang Peo Desa Rewataya tahun 2017, Plts Dusun Labbotallua Desa Nattiro baji tahun 2017. Namun dalam perjalanannya PLTS tersebut tidak lama dinikmati oleh masyarakat.

Penulis : Chaidir
#Kejati Sulsel

Berita Populer