GOWA, BUKAMATA - Kamis malam, 22 Oktober 2020. Di kantor Persma UIN Alauddin, ada beberapa mahasiswa sedang duduk-duduk. Tiba-tiba, seorang pria datang. Jalannya sempoyongan. Menenteng sebuah pistol.
"Semua keluar!!! Keluar!!!" teriaknya.
Salah seorang anggota Persma UIN Alauddin Makassar, Nor, langsung meminta pertolongan kepada kawan-kawannya yang lain.
"Kak, tolong, ada orang bawa pistol di Sekret. Kak, tolong," kata Nor saat meminta pertolongan rekannya.
Oknum sekuriti itu sempat ditenangkan oleh salah seorang mahasiswa. Akan tetapi, dia tetap mengamuk dan memaksa mahasiswa keluar.
Tak lama, polisi datang dan mengamankan pria itu. Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, pelaku adalah oknum sekuriti.
"Dia bukan polisi (tapi oknum sekuriti), semalam sudah diamankan," ujar Kasat Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir, Jumat (23/10/2020).
Jufri membenarkan bahwa pria berpistol tersebut dalam kondisi mabuk saat mengamuk di sekretariat Persma UIN Alauddin Makassar.
BERITA TERKAIT
-
Dosen UIN Alauddin Ilham Hamid Bicara Soal Oleh-Oleh Isra Miraj
-
Mahasiswa Peternakan UIN Alauddin Makassar Tebar Kepedulian di Hari Pangan Internasional
-
Akademisi UIN: Fenomena Transfer Politisi Manuver Pribadi dan Strategi Partai, Bukan Transaksi
-
Dua Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Magang di Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan Siap Beri Dukungan
-
September Hitam UIN Makassar: Panggung Perlawanan, Menggugat Keadilan yang Hilang Lewat Diskusi dan Bedah Buku