Aswad Syam
Aswad Syam

Sabtu, 17 Oktober 2020 11:51

Suasana rapat BPNT di ruang Komisi IV DPRD Bone.
Suasana rapat BPNT di ruang Komisi IV DPRD Bone.

Disebut Jadi Otak Suplier Gula BPNT, Anggota DPRD Bone Bakal Laporkan Oknum ASN Dinsos ke Polisi

Anggota Komisi IV DPRD Bone geram. Apalagi namanya yang disebut-sebut sebagai otak suplier BPNT. Mereka pun mengancam akan mempolisikan oknum di Dinas Sosial Bone.

WATAMPONE, BUKAMATA - Anggota DPRD Bone geram. Apalagi mereka yang duduk di Komisi IV DPRD Bone, yang namanya disebut jadi otak suplier gula BPNT. Yang menuduh mereka, dari Dinas Sosial Pemkab Bone.

Jumat, 16 Oktober 2020 kemarin, Komisi IV DPRD Bone menggelar rapat kerja dengan Dinas Sosial Bone. Di situ mereka menumpahkan kekesalan. Kebetulan kemarin, mereka membahas polemik penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Bone, dr A Ryad Baso Padjalangi di ruang komisi.

"Saya mau cari di sini, apa dasarnya hingga disebut nama pimpinan Komisi IV. Bawa-bawa nama lembaga DPRD," ujar Andi Ryad dengan nada sedikit tinggi.

"Saya juga akan melakukan laporan polisi ke Polres untuk bapak Kabid ini. Jika tidak ada niat baik yang bersangkutan," tegasnya.

Sebelumnya, oknum pegawai Dinas Sosial Bone berinisial HF, menyebut anggota Komisi IV bermain dalam penyaluran BPNT, dengan mengusulkan suplier.

Salah satu nama yang disebut adalah Andi Akhiruddin. Dia menegaskan, tuduhan itu hanyalah fitnah belaka.

"Disampaikan kalau saya yang mengendalikan dinas sosial. Apa-apaan nama saya ini selalu disebut. Saya tidak pernah intervensi Dinas Sosial. Saya tidak pernah sekalipun menelepon untuk mengusulkan suplier," tegas A Baso Ari, sapaan Andi Akhiruddin.

"Tolong bapak Kadis, Kabid yang bersangkutan diklarifikasi kenapa langsung sebut nama," sambung Baso Ari.

Nama lainnya yang turut disebut adalah A Muh Salam. Menurut Andi Salam, dirinya juga heran kenapa namanya disebut. Padahal kata dia, dirinya yang paling ngotot dalam hal pengawasan BPNT.

"Dua suplier (saya) kenal saja tidak. Demi Allah. Apalagi menikmati gulanya. Distributor ini harus betul-betul mempertanggungjawabkan. Jangan ada lagi suplier siluman. Orangnya ini, kasihkan wilayah ini," tegas Andi Muh Salam.

Penulis: Enal

#Bone #DPRD Bone