Redaksi : Minggu, 11 Oktober 2020 15:12
Senjata tajam juga alat komunikasi yang digunakan komplotan pembobol minimarket di Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Di atas meja, dijejer beberapa benda. Ada badik berikut sarungnya. Ada pula anak panah berikut pelontarnya. Yang lainnya, ada kunci motor, juga beberapa ponsel. Itu adalah alat dan hasil kejahatan komplotan pembobol minimarket di Makassar.

Sudah lima ditangkap. Anggotanya ada enam orang semua. Sisa satu yang dicari. Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman, Minggu, 11 Oktober mengatakan, lima orang itu diamankan di lokasi berbeda.

Iqbal bilang, organisasi mereka tersusun rapi. Pembagian tugasnya terkesan profesional. Ada yang masuk ke dalam minimarket sasaran. Yang lainnya, berjaga-jaga di luar. Tentu saja dengan senjata tajam seperti badik dan anak panah.

Mereka membobol minimarket sasaran dengan sejumlah peralatan seperti linggis. Dengan alat itu, mereka membongkar gembok minimarket.

"Pelaku masuk kemudian mengambil uang tunai hasil penjualan selama satu hari, kemudian mengambil barang-barang berupa rokok," imbuh Iqbal.

Unit Reskrim Polsek Panakkukang, masih memburu satu orang dari kawanan itu. Identitasnya sudah dikantongi petugas.