MAKASSAR, BUKAMATA - Di atas meja, dijejer beberapa benda. Ada badik berikut sarungnya. Ada pula anak panah berikut pelontarnya. Yang lainnya, ada kunci motor, juga beberapa ponsel. Itu adalah alat dan hasil kejahatan komplotan pembobol minimarket di Makassar.
Sudah lima ditangkap. Anggotanya ada enam orang semua. Sisa satu yang dicari. Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman, Minggu, 11 Oktober mengatakan, lima orang itu diamankan di lokasi berbeda.
Iqbal bilang, organisasi mereka tersusun rapi. Pembagian tugasnya terkesan profesional. Ada yang masuk ke dalam minimarket sasaran. Yang lainnya, berjaga-jaga di luar. Tentu saja dengan senjata tajam seperti badik dan anak panah.
Mereka membobol minimarket sasaran dengan sejumlah peralatan seperti linggis. Dengan alat itu, mereka membongkar gembok minimarket.
"Pelaku masuk kemudian mengambil uang tunai hasil penjualan selama satu hari, kemudian mengambil barang-barang berupa rokok," imbuh Iqbal.
Unit Reskrim Polsek Panakkukang, masih memburu satu orang dari kawanan itu. Identitasnya sudah dikantongi petugas.
BERITA TERKAIT
-
Tiba di Rumah Duka, Jenazah Tukang Ojek Korban KKB Papua Disambut Tangis Keluarga
-
Tak Kapok, Residivis Curat Kembali Ditangkap Setelah 5 Hari Bebas dari Penjara
-
Incar Nasabah Bank di Enrekang, 2 Perampok Ditangkap di Sumsel
-
Lapor Polisi Ngaku Diperkosa dan Dirampok, Modus ART di Makassar Setelah Curi Perhiasan Majikan
-
11 Kali Bobol Rumah Warga di Gowa dan Makassar, Pelaku Curat Dihadiahi Timah Panas