MAKASSAR - Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta kerja di sekitar Jembatan Fly Over Makassar berlangsung ricuh.
Awalnya, massa berunjuk rasa di depan DPRD Sulsel dan di bawah Fly Over. Namun tiba-tiba, para demonstran melempari aparat dengan berbagai benda.
Petugas yang berada di lokasi tidak tinggal diam. Berkali-kali polisi melepaskan tembakan gas air mata untuk memukul mundur massa.
Nanum, massa yang berada di Jalan AP Pettarani, juga melakukan perlawanan. Mereka terus melempari polisi dengan balok hingga batu.
Kondisi yang sama juga terjadi di Jalan Urip Sumoharjo. Polisi masih terus memukul munduru massa.
Sementara itu, warga yang berada sekitar lokasi, ikut menyaksikan bentrok antar demonstran dengan polisi. Hingga pukul 18.20 Wita, kericuhan masih berlangsung.
BERITA TERKAIT
-
Kapolrestabes Makassar Beber Hasil Olah TKP Angkot Terbakar saat Demo Ricuh
-
Kapolrestabes Makassar Sebut Unjuk Rasa Berakhir Ricuh Akibat Disusupi Anarko
-
1 Angkot Terbakar saat Unjuk Rasa Berujung Ricuh
-
Fakta Demo Tapera Berakhir Ricuh di Depan Unismuh Makassar, Ternyata Dijadikan Pengaderan
-
Ricuh Demo di Depan Unismuh Makassar, 1 Polisi Terluka dan 8 Mahasiswa Diamankan