Aswad Syam
Aswad Syam

Sabtu, 03 Oktober 2020 20:49

Tuan Muhajir
Tuan Muhajir

Kisruh Interpelasi, Tuan Muhajir: Nasdem Takalar Jalankan Agenda Sendiri

Aleg Nasdem Takalar, Andi Edwin, tidak berkonsultasi dengan DPW Nasdem saat turut menggagas hak interpelasi untuk Bupati Takalar.

TAKALAR, BUKAMATA - Setelah 3 anggota DPRD Takalar dari Fraksi Nasdem sibuk menggolkan rekayasa hak interpelasi dan Hak angket terhadap Bupati Takalar, Syamsari Kitta, kini salah seorang dari mereka, Andi Edwin yang juga penggagas hak interpelasi, menyatakan akan konsultasi DPW Nasdem Sulsel.

Hal ini mendapat kritikan dari mantan Ketua Nasdem Takalar yang juga Anggota DPRD Takalar (periode 2014-2019) dari Partai Nasdem, Tuan Muhajir. "Terlambat kalau baru mau konsultasi DPW Nasdem. Kalau memang menghargai DPW, semestinya sebelum mengajukan hak interpelasi mereka konsultasi. Tetapi ternyata mereka aktif terlibat merekayasa hak interpelasi dan hak angket. Sekarang sudah diketahui publik," terang tokoh Polongbangkeng Utara yang kini konsern menggeluti bisnisnya itu.

Lazimnya memang, struktur kabupaten harus konsultasi ke pimpinan wilayah jika akan mengambil keputusan penting. Apalagi Nasdem salah satu partai pengusung Bupati Takalar. Tuan Muhajir menduga, ada agenda terselubung dari pimpinan DPD Nasdem Takalar, sehingga tak berkonsultasi dengan DPW Nasdem Sulsel.

"Saya menduga ada agenda terselubung. Agenda sendiri pimpinan cabang Takalar. Buktinya ditemukan dokumen tanda tangan aleg Nasdem pada draft persetujuan hak angket sebelum paripurna hak interpelasi. Lucu kan, dan saya menduga ini mendapat restu dari pimpinan DPC Nasdem Takalar," ungkap Tuan Muhajir.

Diketahui Andi Edwin adalah salah satu anggota dewan dari Nasdem, yang telah bertanda tangan pada draft persetujuan pengajuan hak angket. Itu sehari sebelum paripurna interpelasi dilaksanakan.

#Takalar #Hak interpelasi

Berita Populer