Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Selasa, 29 September 2020 15:40

Nilai Kayak Anak-anak, Aktivis Takalar Tinggalkan Anggota DPRD di Ruang Bamus

Nilai Kayak Anak-anak, Aktivis Takalar Tinggalkan Anggota DPRD di Ruang Bamus

Kedatangan beberapa aktivis pemuda Takalar ini, dalam upaya mendesak DPRD Takalar untuk segera membahas APBD Perubahan

TAKALAR - Perwakilan KNPI Takalar dan beberapa organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) mendatangi kantor DPRD Takalar, Selasa (29/9/2020).

Kedatangan beberapa aktivis pemuda Takalar ini, dalam upaya mendesak DPRD Takalar untuk segera membahas APBD Perubahan, yang deadline besok, Rabu (30/9/2020).

Perwakilan aktivis pemuda Takalar ini, diterima oleh Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya, Wakil Ketua DPRD Jabir Bonto, dan beberapa anggota DPRD Takalar, di ruang Bamus DPRD.

Menurut Sekretaris KNPI Takalar, Firman, kedatangan pihaknya sebagai bentuk seruan moral kepada anggota DPRD Takalar, agar tetap mengedepankan kepentingan rakyat Takalar.

"Proses politik di DPRD Takalar melalui hak interpelasi, jangan mengorbankan kepentingan rakyat Takalar, APBD perubahan juga harus ditetapkan sebelum deadline," kata Firman.

Namun DPRD berdalih, dokumen KUA PPS dari pihak eksekutif, terlambat disetor. Baru hari ini pihak DPRD akan konsultasi ke pemerintah Provinsi Sulsel.

Dalam dialog tersebut, para aktivis menilai Anggota DPRD Takalar, sama sekali tidak memiliki niat baik untuk menjalankan kewajibannya membahas APBD P. Malah, para aktivis ini menilai para anggota DPRD seperti anak-anak.

Hal ini disampaikan Direktur LBH KNPI Takalar Muhammad Arsyad setelah pertemuan. Ia kecewa karena anggota DPRD yang menerima mereka, berebutan bicara seperti anak-anak.

"Kami kecewa Anggota DPRD Takalar menerima aspirasi seperti anak-anak saja, bicara pun berebutan," jelas Arsyad.

Akibatnya, para aktivis ini meninggalkan ruang sidang bamus saat Wakil Ketua DPRD takalar Jabir Bonto masih berbicara.

#Takalar

Berita Populer