Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Rabu, 23 September 2020 15:55

Gatot Nurmantyo. IST
Gatot Nurmantyo. IST

Gatot Nurmantyo Ngaku Dicopot dari Panglima TNI karena Film G30S/PKI

Gatot mengaku diingatkan oleh seorang politikus PDIP bahwa sikapnya itu akan berujung pada pencopotan sebagai Panglima TNI.

BUKAMATA - Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo secara blak-blakan menceritakan pencopotan dirinya sebagai Panglima TNI karena menginstruksikan seluruh personel TNI untuk menonton film G30S/PKI.

"Pada saat saya sebagai Panglima TNI, saya lihat itu semua (generasi muda tidak percaya PKI). Maka saya perintahkan jajaran untuk menonton film G30S/PKI," ungkap Gatot, Rabu (23/9/2020).

Kemudian, Gatot bercerita instruksinya ini ternyata berpengaruh terhadap pencopotannya sebagai Panglima TNI oleh Presiden Jokowi.

Saat itu, Gatot mengaku diingatkan oleh seorang politikus PDIP bahwa sikapnya itu akan berujung pada pencopotan sebagai Panglima TNI.  Dan peringatan itu benar-benar terjadi.

"Saat itu, saya punya sahabat dari PDIP. 'Pak Gatot, hentikan itu. Pasti Pak Gatot akan diganti'. Saya bilang terima kasih, tapi saya gas karena ini benar-benar berbahaya. Dan benar-benar (saya) diganti," lanjutnya.

Bukan tak ada alasan mengapa ia saat menjabat Panglima TNI pernah menginstruksikan jajarannya menonton film G30S/PKI. Sebab, ia melihat generasi muda saat ini tidak mengetahui peristiwa PKI karena sudah dihapus dari mata pelajaran Sejarah.

"Sejak 2008 itulah seluruh sekolah dan setingkatnya, pelajaran sejarah tentang G30S/PKI ditiadakan. Ini hal yang sangat berbahaya," kata Gatot dilansir Kumparan.

Dengan kekhawatiran inilah Gatot tak menutup kemungkinan bisa terjadi kebangkitan PKI di Indonesia. Maka dari itu, ia pernah mengisi kuliah umum di berbagai kampus untuk bisa melawan gerakan PKI.

"Pada 2017, kalau kita sama-sama ingat bahwa generasi muda 90 persen tak percaya adanya PKI. Maka, dengan data-data yang ada, pertama kali tanggal 10 maret 2014 saat masih jadi Pangkostrad, saya beranikan untuk memberikan kuliah umum tentang proxy war di Universitas Indonesia," imbuhnya.

Diketahui, Gatot yang semestinya memasuki masa pensiun per 1 April 2018 justru diganti lebih cepat pada pengujung 2017. Presiden Jokowi secara tiba-tiba mencopot Gatot dan digantikan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto.

 

#Gatot Nurmantyo