Ibnu Kasir
Ibnu Kasir

Jumat, 18 September 2020 19:14

Sidang Kasus Pembunuhan Brimob di Papua kembali Digelar, Hadirkan 3 Saksi

Sidang Kasus Pembunuhan Brimob di Papua kembali Digelar, Hadirkan 3 Saksi

Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Piter Louw menghadirkan tiga orang saksi.

BUKAMATA - Sidang kasus pembunuhan Anggota Brimob Polda Papua, Briptu Mesak Viktor Pulung, kembali bergulir di di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, Jumat (18/9/2020).

Dalam kasus ini, ada dua terdakwa, yaitu Frans Aisnak dan Pontius Wakom. Keduanya merupakan Kabupaten Maybrat, Manokwari, Papua.

Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Piter Louw menghadirkan tiga orang saksi yaitu Alfian Luihala (karyawan PT. Wana Galang Utama/WGU), Gerson Lesilolo (karyawan PT. WGU), dan Frengky Lumban Toruan (anggota Brimob di Mako Brimob Bintuni).

Dalam kesaksiannya, saksi Alfian Luihala mengaku hanya mengetahui ada anggota Brimob meninggal karena diberitahu oleh saksi lain bernama Ir. Freddy Serang (karyawan PT. WGU) pada 15 April 2020 sekitar jam 02.00 wit.

Saksi Alfian sempat datang ke kamar korban dan melihat Briptu Mesak dalam posisi tengkurap dan di kepalanya ada luka an berdarah. Namun dia mengaku tidak mengetahui siapa yang melakukan pembunuhan atau melukai korban.

Pada malam kejadian itu, saksi Alfian juga tidak melihat ada Terdakwa Frans Aisnak maupu Terdakwa Pontius Wakom di lokasi kamar korban.

Sementara saksi Gerson Lesilolo menerangkan bahwa ia mengenal Terdakwa Frans Aisnak sebagai pemilik hak Ulayat yang menjadi konsesi dan lokasi base camp PT. WGU.

Ketika dicecar oleh Ketua Majelis Hakim Sonny Alvian Blegoer Laoemoery, apakah saksi ada di lokasi kejadian saat korban ditemukan tewas, saksi Gerson menerangkan bahwa dirinya saat kejadian tak ada di lokasi dan sedang berada di Bintuni.

Saksi Alvian menambahkan bahwa jarak antara lokasi base camp atau tempat kejadian perkara (TKP) ke Bintuni dapat ditempuh dengan kendaraan mobil dan dilanjutkan dengan perahu panjang (long boat) dan mobil perusahaan dengan jarak tempuh 4 (empat) jam.

Sedangkan saksi Frengky Lumban Toruan sebagai anggota Brimob di Bintuni juga hanya mendengar berita kematian korban dari rekannya dan saksi juga ikut ke lapangan untuk mengevakuasi korban. Baik saksi Lumban Toruan maupun saksi Gerson Sama sekali tidak mengetahui siapa pelaku pembunuhan terhadap korban.

Saksi Gerson menambahkan bahwa dia sama sekali tidak mengenal Terdakwa Pontius Wakom dan tidak pernah melihat Terdakwa Pontius Wakom datang ke lokasi base camp PT.WGU.

Sidang kemudian ditunda hingga Kamis (24/9) dengan agenda mendengar keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum.

#pembunuhan Brimob