JAKARTA, BUKAMATA - Rabu petang, 16 September 2020. Jarum jam menunjuk pukul 18.34 WIB. S (29), seorang pria penghuni apartemen Kalibata City, sedang serius mengikuti virtual meeting dengan bosnya di dalam kamar, lantai 16 Tower Ebony Apartemen Kalibata City.
Namun, dia sedikit terganggu dengan suara berisik di depan kamarnya. Dia lalu keluar kamar. Ternyata dia melihat banyak polisi. Ada sekitar 6 sampai 7 orang polisi.
S juga mencium bau busuk yang menyengat saat membuka pintu kamar. Bau yang sama dicium sebelumnya. Sebelum polisi datang. S tak pernah curiga dengan bau menyengat itu. Dia mengira itu dari tempat sampah. Pasalnya, di depan kamarnya, di dekat lift ada tempat sampah.
Polisi itu berpakaian preman. Juga ada seorang pria yang diborgol tangannya. Salah seorang polisi lalu meminta S untuk masuk ke dalam unit.
"Bapak masuk saja. Bapak jangan keluar," ujar polisi tersebut.
S kemudian kembali ke kamarnya. Di balik pintu, dia merapatkan kupingnya. Mencari tahu apa yang terjadi di luar pintu. Lamat-lamat dia mendengar polisi itu bilang "kamu buang ke mana lagi?". Diduga pertanyaan itu ditujukan ke pria yang diborgol. "Ke kuburan samping," S mendengar perkataan seorang pria. Diduga pria yang diborgol.
Ketika itu, S belum mengetahui apa yang terjadi dengan tetangganya itu. Setelah rombongan polisi keluar, S kemudian melihat di depan kamar tersebut sudah terpasang police line.
S laliu mencari tahu apa yang terjadi di kamar tersebut. Belakangan, S baru mengetahui bahwa di kamar tersebut tersimpan mayat korban mutilasi.
"Iya saya dengar-dengar katanya korban mutilasi, mayatnya disimpan di dalam situ," ucapnya.
Rabu (16/9/2020) malam itu, mayat seorang pria bernama Rinaldi Harley Wismanu, seorang manajer HRD di sebuah perusahaan kontraktor asal Jepang, ditemukan di apartemen itu. Di lantai 16. Mayatnya terpotong-potong di dalam koper.
Rinaldi Harley Wismanu sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (9/9/2020) lalu. Pihak keluarga telah melaporkan hilangnya Rinaldi Harley Wismanu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu 12 September 2020, yang tertuang dalam laporan bernomor B/12.426/IX/YAN2.4/2020/SPKT PMJ.
Laporan hilang itu kemudian diselidiki dan akhirnya polisi menemukan jasad korban di apartemen tersebut. Saat ditemukan, kondisi jasad korban terpotong beberapa bagian dan dimasukkan ke dalam sebuah koper. Saat ini sudah ada beberapa pelaku yang ditangkap terkait pembunuhan sadis tersebut. Termasuk seorang perempuan.
“Jadi berkaitan dengan orang hilang, kemudian hasil penyelidikan ditemukan jenazahnya di Apartemen Kalibata City dalam kondisi sudah dimutilasi, dalam koper yang dibungkus,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu 16 September 2020.
Jasad korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tragis! Seorang Ibu di Bone Tewas Dianiaya Anak Kandung
-
Oknum TNI AU Tikam Pria di Makassar Hingga Tewas
-
Emosi Ditantang Duel, Pemilik Kontrakan di Bone Tikam Tamu Penyewa Hingga Tewas
-
Diplomat Indonesia Zetro Purba Tewas Ditembak OTK di Peru
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Selayar Dinyatakan Alami Gangguan Jiwa, Polisi Serahkan ke Dinsos