Redaksi : Minggu, 13 September 2020 15:26
Pelaku saat diamankan (kiri). Barang bukti parang diamankan petugas (kanan).

OKI, BUKAMATA - Seorang buruh bangunan di Ogan Komering Ilir berinisial M (49) membacok imam masjid, Muhammad Arif (61), saat korban memimpin salat pada Jumat (11/9/2020). Diduga, pelaku tersinggung gara-gara kunci kotak amal.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Alamsyah Pelupessy membeber kronologinya. Ketika itu, Jumat, 11 September 2020. Korban sedang memimpin salat magrib di Masjid Nurul Iman. Saat rekaat pertama, pelaku keluar dari safnya.

Ia pulang untuk mengambil parang. Lalu kembali ke masjid. Tanpa banyak bicara, pelaku membacok imam masjid berkali-kali.

Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka bacok parah di bagian wajah sebelah kanan. Darah pun berceceran di lantai masjid.

Usai membacok korban, pelaku sempat lari ke salah satu rumah warga. Ia berhasil ditangkap oleh seorang personel TNI, dibantu oleh warga.

Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kayuagung, untuk menghindari emosi warga.

Keluarga korban, Efrohayati tak menyangka kejadian tersebut menimpa kakak iparnya. Lebih-lebih antara pelaku dan korban saling mengenal.

Pelaku, kata Efrohayati, sehari-hari berprofesi sebagai buruh bangunan.

Tetapi seringkali, pelaku membantu menyetirkan kendaraan korban ketika pergi ke suatu tempat.

“Saya tidak menyangka peristiwa yang menimpa kakak ipar saya,” ujar dia.

Pembacokan itu diduga dilatarbelakangi sakit hati pelaku pada korban.

Pelaku tersinggung . Sebab korban meminta menyerahkan kunci kotak amal. Padahal kunci tersebut sudah lama ada pada dirinya.